PKBL Pertamina Merekrut 508 Pendampingan Untuk Koperasi

PIPnews.co.id | Jakarta – Diam-diam, ternyata PT Pertamina (Persero) juga punya kepedulian untuk pembinaan dan pertumbuhan  koperasi. Buktinya, melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang ada diperusahan tersebut ratusan unit koperasi telah mendapat pembinaan melalui pendampingan.

“Dalam pemanfaatan dana PKBL yang ada di Pertamina, hingga saat ini telah mengandeng 707 pengusaha perseorangan dan 508 pendampingan untuk koperasi,” tutur  Vice President (VP) CSR & SME Partnership Program (SMEPP) Pertamina Agus Mashud S. Asngari dikantornya pada 19 Juli 2017.

Kata dia tahun ini Pertamina menyediakan dana PKBL sebesar Rp 350 miliar, dan itu diambil dari penyisihan 4% laba Pertamina. Rinciannya, untuk program kemitran (PK) sebesar Rp 48 miliar dan program bina lingkungan (BL) Rp 155 miliar.

Adapun dalam progam bina lingkungan, Pertamina akan memberikannya kepada masyarakat berupa bantuan bencana alam, pendidikan atau pelatihan, kesehatan, pengembangan sarana prasara umum, sarana ibadah dan pelestarian alam. Tujuan utama program bina lingkungan Pertamina ini adalah pengentasan kemiskinan.

Sedangkan, program kemitraan akan disalurkan kepada delapan sektor, diantaranya industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan usaha jasa.

Terdapat beberapa syarat bagi para pelaku usaha UMKM untuk bisa menerima program PKBL Pertamina. “Badan Usaha atau Perseorangan memiliki aset bersih maksimal Rp 500 juta, tidak termasuk tanah dan bangunan. Serta omzet tidak lebih dari Rp 2,5 miliar,” jelas Agus.

Agus melanjutkan, syarat lainnya adalah berstatus sebagai warga negara Indonesia. Usaha yang dikembangkan memiliki potensi dan prospek yang baik, non bankable, serta kegiatan usaha sudah berjalan setidaknya selama setahun dan berdiri sendiri.

Adapun, besaran dana pada program kemitraan yang diberikan Pertamina maksimal Rp 75 juta. Namun, ada biaya   pinjaman yang ditetapkan satu kali pada saat pemberian pinjaman. Besarnya, 6% per tahun saldo menurun dari saldo pinjaman awal. “Pertamina akan menyalurkan dana PKBL sesuai ketentuan yang berlaku dan dilengkapi dengan hasil survey dari Pertamina,” ungkap Agus. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*