Hadapi Cengkraman Ekonomi Liberal, Dekopin Akan Perjuangkan Bank Koperasi

PIPnews.co.id | Makassar – Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Nurdin Halid mengatakan, dirinya bersama kawan-kawan berjuang dalam gerakan Koperasi untuk mewujudkan Bank Koperasi. Dia beralasan, mewujudkan Bank Koperasi merupakan semangat dari ideologi Pancasila dan UUD 1945 dalam memperjuankan ekonomi kerakyatan.

“Berdasarkan data akurat yang saya terima, selama ini ada 44 grup konglomerat yang menguasai asset perbankan di Indonesia. Tentu saja, kalau masalah itu dibiarkan, ke depannya akan menambah kesenjangan ekonomi, bahkan bisa menjadi revolusi sosial,” ucapnya saat konferensi pers di Grand Clarion Hotel & Convention, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (14 Juli 2017).

Dia tak membantah, jika saat ini praktik ekonomi kapitalis liberal masih mencengkram Indonesia. Untuk itulah, dia menegaskan Indonesia harus sudah bisa melawan hegemoni ekonomi liberal yang terjadi selama ini.

“Saya nilai, reifirmasi gerakan pembangunan Koperasi satu-satunya jalan untuk memperkuat pondasi perekonomian bangsa ini, karena semangat ekonomi Koperasi adalah semangat ekonomi gotong royong, bukan semangat individual,” tandasnya.

Nurdin Halid yang juga sedang mempersiapkan maju bertarung di Pemilihan Gubernur tahun 2018, Sulawesi Selatan, menjelaskan sejarah berdirinya Bank Rakyat Indonesia, berawal dari gerakan petani. Dimana bertujuan untuk mensejahterakan petani. Namun seiring perjalanan waktu bank tersebut justru dikelola oleh negara (BUMN), sementara nasib kesejahteraan para petani masih banyak yang memprihatinkan.

Untuk itulah, gagasan mendirikan Bank Koperasi nantinya bank tersebut dikelola oleh pelaku koperasi secara mandiri dengan subsidi dari pemerintah. Satu-satunya untuk mewujudkan agar terealisasinya gagasan Bank Koperasi, Nurdin mengatakan, memang butuh perjuangan yang panjang.

“Memperjuangkan Bank Koperasi agar terealisasi kita memang harus membangun gerakan politik. Caranya kita harus bisa melobi DPR, Bappenas, Kementerian Koperasi dan UKM dan juga mempengaruhi Presiden Joko Widodo, agar beliau turut mendukung gerakan ini,” katanya.

Dirinhya yakin, jika wacana gerakan merealisasikan Bank Koperasi konsisten dilakukan, seluruh lapisan masyarakat ikut mendukung. Dia beralasan, sebenarnya kebijakan Presiden Jokowi dalam bidang ekonomi sudah berpihak kepada gerakan Koperasi.

“Untuk itulah Dekopin harus jemput bola untuk mewujudkannya,” kata Nurdin yang didampingi Burhanuddin Abdullah (Rektor Ikopin), Hanafiah Sulaiman (Sekjen Dekopin), Agung Sudjatmoko (Ketua Harian Dekopin) dan Sri Untari (Ketua Koperasi Setia Budi Wanita), Malang, Jawa Timur. (Agus)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*