Intervensi Kementerian Koperasi Perlu Untuk Mengembangkan UKM di Lebak

Pipnews.co.id, Lebak 7 September 2017

 

Dalam rangka mengembangkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Kementerian Koperasi dan UKM akan menggelar pelatihan bagi pelaku UKM yang ada di Kabupaten Lebak, Banten. Hal tersebut disampaikan Asisten Deputi Standarisasi dan Sertifikasi Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Ir. Rosdiana Veronica Sipayung, MM dalam kunjungan kerjanya ke  Lebak, Banten, pekan lalu.

 

“Kegiatan ini akan digelar Akhir bulan ini di Wilayah Baduy, maksudnya untuk menggali potensi unggulan diwilayah tersebut.” Kata Rosdiana, yang waktu itu didampingi Dedi “Miing” Gumelar, Duta Koperasi pada Kementerian Koperasi dan UKM.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Lebak menyambut baik rencana tersebut, mengingat Lebak memang memerlukan intervensi Pemerintah Pusat (Kementerian Koperasi dan UKM) untuk membantu masyarakatnya, mengingat keterbatasan APBD sehingga Pemerintah Daerah dirasa kurang maksimal dalam mengembangkan potensi UKM yang ada.

“Banyak pelaku UKM di Kabupaten Lebak memerlukan penanganan serius, upaya untuk meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat, ini merupakan tanggungjawab kita bersama,” ujar Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, seperti dilansir Banten88.com.

Kata Iti Octavis, upaya Pemkab Lebak bagi pengembangkan potensi wisata yaitu dengan membangun Plasa komunitas di Rangkasbitung dan Di Lebak Tipar, Kecamatan Bayah. Kedua bangunan ini difungsikan untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan UKM di Kabupaten Lebak. Selain itu Pemkab juga mengusulkan 20 motif kain Tenun Baduy dan berbagai merk dagang UKM Lebak kepada Kementerian Koperasi dan UKM, untuk mendapatkan pengakuan Hak Kekayaan Itelekutal (HKI).

Sementara itu Dedi “Miing” Gumbelar mengatakan bahwa sebagai putra daerah dirinya sangat bangga terhadap pelaku Usaha di Kabupaten Lebak yang punya keberanian untuk berinovasi, seperti batik lebak yang dulunya tidak ada sekarang sudah ada, namun menurutnya perlu adanya pelatihan mental agar jiwa entrepreneur ship nya dapat terus terasah.

“Kearifan-kearifan lokal ini lah yang harusnya dijadikan modal oleh masyarakat, sehingga perlunya pelatihan untuk memberikan penyadadan dan kesadaran kepada masyarakat,” ujar mantan anggota DPR RI. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*