Ketua Umum Dekopin : Akan Membawa BPD Sulsel Menjadi Bank Milik Masyarakat

Kunjungan Nurdin Halid (dua dari kiri) ke Selayar, dalam kaitan sebagai calon Gubernur Sulsel. (Istimewa)

Pipnews.co.id, Makasar 16 September 2017

Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sulsel. Namun, peruntukan BPD Sulsel masih belum berpihak pada kebutuhan masyarakat secara umum.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) AM Nurdin Halid di Kabupaten Selayar, Jumat (15/9) melalui rilis Tim Media NH-Aziz ke URI.co.id Timur, Sabtu (16/9/2017).

“BPD hanya menjadi kasir pemerintah untuk menerima gaji, hanya jadi kasir untuk melayani kontraktor,” kata Nurdin, yang calon gubernur Sulsel. Hal itu pun dinilainya menjadi salah satu faktor penghambat pembangunan di daerah pedesaan di Provinsi Sulsel.

Oleh karena itu lanjut Nurdin, apabila nanti pada Pilkada serentak tahun 2018 ia terpilh menjadi Gubernur Sulsel periode 2018-202, maka ia menawarkan solusi, yaitu menjadikan BPD sebagai bank milik rakyat Sulsel.

“Dengan begitu BPD yang sekarang ini hanya jadi kasir pemerintah, nantinya akan sesuai dengan prinsip koperasi yang berasas kegotong-royongan. Harus menjadi milik masyarakat Sulsel supaya tidak jadi tamu di tanah sendiri,” ungkap Nurdin, yang juga Ketua Harian DPP Partai Golkar.

Nurdin yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel menargetkan, peralihan BPD menjadi bank rakyat Sulsel maksimal dilakukan selama satu tahun setelah terpilih jadi Gubernur Sulsel, kelak..

“Paling lambat satu tahun BPD menjadi bank rakyat Sulsel. Saya sudah tahu caranya, sudah konsul dengan ahli perbankan dan tidak melanggar UU Perbankan. Saya juga kenal dengan CEO Bank Rakyat Malaysia, bank di Jepang dan Denmark,” ungkapnya.

Selain peralihan status BPD, NH juga memprogramkan sejumlah pembangunan perekonomian berbasis koperasi. Di antaranya pengelolaan Bumdes yang menjadi milik masyarakat. (Yan) Tweet

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*