Perdagangan Bebas ASEAN Melebar Hingga Hongkong

Pipnews.co.id, Jakarta 15 September 2017

 

Seluruh menteri ekonomi negara-negara ASEAN (AEM) dan menteri ekonomi Hong Kong telah menyelesaikan perundingan perjanjian perdagangan bebas dan perjanjian investasi ASEAN-Hong Kong. Kesepakatan dicapai pada pertemuan AEM-Hong Kong, China Consultations ke-2 pada Sabtu (9/9), di Kota Pasay, Filipina.

 

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan perjanjian perdagangan bebas (AHKFTA) dan perjanjian investasi (AHKIA) tersebut akan diteken dalam ASEAN Summit ke-13 di Filipina pada November 2017.

 

“Perjanjian AHKFTA dan AHKIA akan ditandatangani ASEAN Summit ke-13 di Filipina, November tahun ini,” kata Enggar, seperti dikutip dari siaran pers Departetemen Perdagangan (13/7-2017).

 

Selain membahas kerja sama tersebut, para menteri juga sepakat mengesahkan Economic and Technical Cooperation (ECOTECH) Work Programme yang akan menjadi panduan dalam mengimplementasikan kerja sama di bidang peningkatan kapasitas, khususnya untuk negara anggota ASEAN.

 

Salah satu komitmen Hong Kong memperkuat kerja sama ekonomi dengan ASEAN diwujudkan melalui skema pembiayaan untuk mengimplementasikan program kerja ECOTECH senilai 25 juta dolar Hong Kong atau sekitar 3,2 juta dolar AS untuk lima tahun.

 

“Indonesia akan memanfaatkan skema tersebut untuk meningkatkan kapasitas kita di beberapa area kerja sama, di antaranya seperti jasa profesional, UMKM, kepabeanan, fasilitasi perdagangan atau logistik, dan E-Commerce,” katanya.

Enggar berharap Indonesia dapat memaksimalkan potensi Hong Kong sebagai hub untuk mendorong peningkatan perdagangan Indonesia sekaligus lebih berperan dalam rantai nilai global

 

Berdasarkan data Sektretariat ASEAN, Hong Kong merupakan mitra dagang terbesar ke enam ASEAN pada 2016. Nilai perdagangan barang ASEAN-Hong Kong sebesar 93,3 triliun dolar AS atau sekitar 4,2% dari total nilai perdagangan ASEAN dengan negara-negara lain. Adapun total investasi asing langsung (FDI) dari Hong Kong ke ASEAN tercatat mencapai 9,6 miliar dolar AS atau 9,9% dari total nilai FDI di ASEAN pada periode yang sama. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*