Pemkot Bandung Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Koperasi Syariah

Pipnews.co.id, Bandung 2 Oktpber 2017

Penguatan ekonomi berbasis syariah saat ini dijadikan peluang oleh Pemerintah Kota Bandung untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Beragam program dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui koperasi syariah.

Pemerintah Kota Bandung beberapa waktu lalu, telah meresmikan program Kredit Masjid Sejahtera (Mesra) untuk memfasilitasi permodalan usaha. Kini berbagai elemen masyarakat, salah satunya Kelompok Kerja Majelis Taklim (KKMT) Kota Bandung turut membantu menyukseskan program tersebut.

KKMT memahami bahwa program pemerintah ini juga harus didukung oleh kekompakkan masyarakat. Oleh karena itu, KKMT Kota Bandung menggelar pelatihan koperasi bagi 150 peserta dari majelis taklim se-Kota Bandung di el Royale Hotel Bandung, Sabtu, 30 September 2017.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto yang turut hadir untuk membuka acara amat mengapresiasi kegiatan tersebut. KKMT sebagai kelompok yang paling dekat dengan masyarakat, menurut Yossi, sangat tepat untuk menjadi basis pengembangan kemandirian masyarakat.

“Ekonomi ini adalah basis. Kota Bandung tumbuh ekonominya sangat pesat, 7,8 persen per tahun. Tapi kecepatan ekonomi ini sebagian besar masih dinikmati oleh orang di luar Bandung,” tutur Yossi, seperti dikutip dari Pikiran Rakyat Bandung.

Oleh sebab itu, masyarakat perlu lebih berdaya agar bisa turut menikmati limpahan ekonomi itu. Yossi amat mendorong KKMT bisa memberi pemahaman kepada warga untuk bisa mengakses kesempatan ekonomi yang besar ini.

Koperasi, menurut Yossi, adalah sistem yang paling tepat untuk membangun ekonomi kerakyatan. Kuncinya, masyarakat harus paham mekanisme dan punya kompetensi.

“Saya betul-betul ingin mewujudkan agar melalui pelatihan anggota dan masuk ke dalam keanggotaan koperasi, kita bisa mendorong kesejahteraan ini berbasis prinsip-prinsip syariah yang kita yakini baik untuk umat,” katanya.

Terlebih lagi, lanjut Yossi, ia ingin agar kesenjangan antara warga mampu dan kurang mampu semakin menipis. Jangan sampai warga miskin sama sekali tidak mendapat akses terhadap peluang yang besar ini. “Sebab koperasi adalah jawaban, solusi atas permasalahan ekonomi kita hari ini,” katanya. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*