PENANDATANGANAN KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA PEMERINTAH DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DAN KOPERASI PEDAGANG PASAR INDONESIA NUSANTARA (KOPPASINDO NUSANTARA)

PRESS RELEASE :

KESEPAKATAN BERSAMA

  1. Pada hari ini, tanggal 29 September 2017, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X telah menandatangani Kesepakatan Bersama tentang kerjasama tata niaga dan pengelolaan pasokan bahan pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta dan KOPPASINDO NUSANTARA yang diwakili oleh Ir. Y. Joko Setiyanto selaku Ketua Pengurus. Kesepakatan Bersama ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Daerah (Rakorda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Daerah Istimewa Yogyakarta tanggal 03 Agustus 2017 di Yogyakarta dimana Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta memutuskan untuk menandatangani Kesepakatan Bersama dengan KOPPASINDO NUSANTARA.
  2. Kesepakatan Bersama ini dilakukan dalam rangka mengurangi inefisiensi tata niaga dan pengelolaan pasokan bahan pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan memperpendek mata rantai perdagangan dengan tetap menjaga kesinambungan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pasar.
  3. Selain itu, disadari perlunya penguatan posisi tawar pedagang dan produsen guna mengurangi dominasi pedagang perantara melalui penguatan kelembagaan di hilir dan hulu. Para pihak dinilai mempunyai kewenangan dan kemampuan untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna.
  4. Tujuan Kesepakatan Bersama ini untuk mewujudkan tata niaga pangan yang lebih efisien, posisi tawar pedagang yang lebih kuat, dan persediaan bahan pangan yang lebih terjamin. Untik itu para pihak sepakat untuk berinergi dalam rangka penguatan kapasitas pedagang dan kelembagaan koperasi pasar di Daerah Istimewa Yogyakarta.
  5. Untuk melaksanakan Kesepakatan Bersama ini Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dapat menunjuk atau menugaskan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) -sesuai dengan tugas dan fungsinya- bekerjasama dengan KOPPASINDO NUSANTARA. Demikian pula KOPPASINDO NUSANTARA dapat melakukan kerjasama dengan Kabupaten/Kota sesuai dengan kebutuhan dan kewenangannya.
  6. Delapan komoditas unggulan Daerah Istimewa Yogyakarta adalah beras, telor ayam, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, cabe, daging ayam, dan daging sapi.

 

KERJASAMA PENGUATAN KAPASITAS PEDAGANG DAN KELEMBAGAAN KOPERASI.

  1. Sebagai tindak lanjut Kesepakatan Bersama antara Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta dan KOPPASINDO NUSANTARA.  Tanggal 29 September 2017 dilakukan penandatanganan kerjasama penguatan kelembagaan koperasi antara Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) Daerah Istimewa Yogyakarta , Bapak Drs. Tri Saktiyana, M.Si dengan Ketua II KOPPASINDO NUSANTARA bidang pendidikan Ibu DR. Maria Felicitas Christiningrum AK., CA. tentang pendidikan untuk anggota, Pengurus, Pengelola, komunitas pasar dan masyarakat mengenai perkoperasian.
  2. Disadari bahwa guna peningkatan dan pengembangan koperasi dibutuhkan sumber daya Daerah yang memiliki pemahaman mengenai Koperasi secara komprehensif, mempunyai integritas dan kredibilitas tinggi serta berkepribadian unggul. Untuk itu perlu diadakan program pendidikan bagi anggota Koperasi, Pengurus, Pengelola, komunitas pedagang pasar, dan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
  3. Dinas Koperasi dan UMKM Daerah Istimewa Yogyakarta akan memfasilitasi program pendidikan dengan segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam program pendidikan koperasi, sedangkan KOPPASINDO NUSANTARA akan menyediakan tenaga Pengajar yang profesional dan Modul pendidikan untuk kelancaran proses program pendidikan.
  4. Sebagai tindak lanjut Kesepakatan Bersama telah diagendakan pembahasan kerjasama tehnis dengan Kepala-kepala OPD Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten/Kota. Untuk maksud tersebut dalam waktu yang tidak lama KOPPASINDO NUSANTARA akan membentuk Kantor Cabang di Daerah Istimewa Yogyakarta guna memperlancar persiapan dan pelaksanaan program yang telah disepakati.

 

KOPPASINDO NUSANTARA

  1. KOPPASINDO NUSANTARA adalah koperasi pemasaran pedagang pasar seluruh indonesia, primer nasional, berbasis teknologi digital, dan bergerak pada penyediaan barang kebutuhan anggota pedagang pasar. KOPPASINDO NUSANTARA memiliki sistim organisasi dan manajemen berdasarkan sistim terbaik (best practices), personalia yang profesional dan berintegritas, dan didukung tata kelola operasional yang baik dan bersih (good governance). KOPPASINDO NUSANTARA turut mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berbasis koperasi sebagai pilar ketiga sistim ekonomi indonesia yang berasaskan kekeluargaan guna memperoleh kesejahteraan rakyat yang maksimal, adil dan merata berdasarkan konstitusi pasal 33 uud 1945.
  2. Potensi KOPPASINDO NUSANTARA meliputi: 34 Provinsi, 6.893 Kabupaten, 79.075 Desa, 13.500 Pasar di seluruh Indonesia, 12,9 juta pedagang pasar di seluruh Indonesia. Sedangkan potensi KOPPASINDO NUSANTARA di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta meliputi 5 Kabupaten/Kotamadya: Kota Yogyakarta, Sleman, Kulonprogo, Bantul, dan Gunung Kidul. Jumlah Pasar di Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 170 pasar yang tersebar di: Kota Yogyakarta (31), Sleman (42), Kulonprogo (31), Bantul (31), dan Gunung Kidul (35). Jumlah pedagang pasar di Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 55.338 pedagang pasar yang tersebar di: Kota Yogyakarta (15.193), Sleman (15.673), Kulonprogo (7.459), Bantul (12.236), dan Gunung Kidul (4.777).
  3. Pasar merupakan syarat penting (sine qua non, necessary condition) bekerjanya sistim ekonomi. Dia mempertemukan penjual dan pembeli, produksi dan konsumsi.  Teori ekonomi klasik juga mengasumsikan bahwa harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran bukan oleh seorang penjual dan seorang pembeli.  Penawaran lebih besar akan mengakibatkan harga turun, sebaliknya permintaan lebih besar mengakibatkan harga naik.  Dalam kenyataan, ekspektasi harga oleh penjual atau pembeli – yang diperparah oleh para spekulan – sangat mempengaruhi fluktuasi harga terutama menjelang hari-hari raya keagamaan.  Dua masalah pokok yang harus dipecahkan adalah: (1) kepastian ketersediaan barang di pasar sesuai dengan permintaan konsume, dan (2) informasi data tentang informasi pasar yang lengkap, akurat dan tepat waktu.  Koppasindo Nusantara akan berusaha memecahkan kedua masalah tersebut sebaik-baiknya

Sumber : Koppasindo

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*