Sandiaga Uno Jadi Keynote Speaker pada Workshop Puskopkar DKI Jaya

Pipnews.co.id, Jakarta 29 September 2017

Pelaksanaan Seminar, Lokakarya, atau Workshop untuk meningkatkan SDM dari anggota koperasi di lingkungan Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) DKI Jakarta, bukan lagi cerita baru. Bahkan kegiatan seperti itu sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kinerja Puskopkar, yang beranggotakan Kopkar-kopkar se DKI Jakarta.

Namun ada yang tampak istimewa, dalam pelaksanaan Workshop Koperasi yang digelar Puskopkar DKI Jakarta pada 27 September 2017. Dalam acara yang dilaksanakan di Aula Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Jakarta ini, Puskopkar Jaya mampu menghadirkan, Wakil Gubernur terpilih Sandiaga Salahudin Uno sebagai Keynote Speaker.

Hal ini setidaknya memberikan cerminan, bahwa sosok seorang Sandiaga Uno, boleh jadi adalah juga pecinta koperasi.Sedang bagi Puskopkar,utamanya kepada sang Ketua Umum, Tutik Mudastri patut diberi apresiasi, yang dinilai berhasil mengajak Sandiaga Uno berpartisipasi dalam Workshop Koperasi.

Lantas, apa yang dikatakan Sandiaga dalam paparannya dihadapan 150 orang peserta Workshop, yang juga dihadiri Kepada Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi. Ternyata Sandiaga, tidak ragu-ragu untuk mengandeng Kopkar-Kopkar di Jakara berkalaborasi mensukseskan Program bisnis Oke-Oce.

Dalam programnya, ia berencana menggabungkan semua aktivitas perkoperasian ke dalam program Oke-Oce (One Kecamatan, One Centre of Entrepreneurship) yang digagasnya.

Hal itu kata dia bertujuannya untuk merevitalisasi industri koperasi yang disebut tengah mati suri saat ini. “Revitalisasi koperasi ini bisa hadirkan lapangan kerja yang berkualitas. Mungkin SDM, inovasi, dan teknologinya perlu diperbaiki sehingga mereka punya pasar yang lebih baik. “Diharapkan, koperasi bisa jadi saka guru perekonomian,” jelas Sandiaga dalam Workshop Koperasi tersebut.

Ia menjelaskan sistem koperasi harus menjawab masalah kemiskinan, kesenjangan ekonomi, dan pengangguran yang masih tinggi di Jakarta. Jika semua koperasi di Jakarta bisa berkolaborasi, bukan tak mungkin serapan tenaga kerja akan menjadi cepat.

Untuk mewujudkan rencana itu, Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Dinas KUMKMP) DKI Jakarta akan menjadi pelaksananya.

“Koperasi memiliki jaringan sesama koperasi yang kuat. Ada potensi membuat unit simpan pinjam dan peran pengurus menjalankan koperasi secara profesional,” tandas Sandiaga.

Sementara itu, Ketua Umum Puskopkar DKI Jakarta Tutik Mudastri mengatakan koperasi diharapkan bisa menyejahterakan, khususnya karyawan, yang tergabung dalam Puskopkar.

“Program Oke-Oce Pak Sandiaga ini akan memberi peluang bagi Puskopkar. Kalau dia punya kekuatan yang besar, berarti harga yang ditawarkan Oke-Oce bisa bersaing. Nanti Oke-Oce akan menjadi penyedia barang yang dibutuhkan karyawan koperasi,” ujar Tutik.

Puskopkar merupakan asosiasi yang mewadahi koperasi karyawan yang berada di sejumlah perusahaan. Hingga saat ini, tercatat 300 Kopkar yang terdaftar di Puskopkar dengan puluhan ribu anggota perorangan.

Tutik mengakui jumlah anggota perusahaan berkurang sejak 2010 dari sebelumnya 600 perusahaan. “Itu karena koperasi tidak dijalankan secara profesional, tidak semua koperasi memiliki manajer. Terlebih, aturan perusahaan tidak memungkinkan karyawan terlalu banyak keluar kantor untuk urusan koperasi. Itu juga yang menyebabkan jumlah anggota terus berkurang,” tuturnya..(Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*