Kerjasama Kemenkop UKM dan IBM Membina Ekonomi Perempuan

Pipnews.co.id, Solo 22 Oktober 2017

Kementerian Koperasi dan UKM bekerjasama dengan Intenational Business Machines Corporation (IBM) menggelar pemasyarakatan dan pelatihan kewirausahaan bagi para perempuan dan penyandang disabilitas. Pelatihan bagi perempuan dan penyandang disabilitas penting karena merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menegaskan pemberdayaan ekonomi rakyat harus mencerminkan pemerataan. Pembangunan ekonomi tidak bisa dinikmati segelintir orang.

“Pertumbuhan ekonomi menunjukkan terciptanya lapangan kerja, pengangguran menurun, dan kemiskinan menurun. Karena itu pertumbuhan ekonomi harus mencerminkan pemerataan kesejahteraan sehingga kesenjangan ekonomi menurun,” kata Puspayoga kepada Kontan.co.id pada Sabtu (21/10) terkait peresmian Pemberdayaan Ekonomi bagi Perempuan dan Penyandang Disabilitas dalam Era Digital kerjasama dengan IBM.

Pemberdayaan ekonomi bagi perempuan dan penyandang disabilitas merupakan potensi yang besar untuk peningkatan ekonomi kerakyatan. Karena itu, pemerintah hadir memberikan pelatihan meningkatkan kompetensi SDM agar produktivitas ekonomi perempuan dan penyandang disabilitas meningkat.

Mengutip Kontan.co.id, Puspayoga mengatakan Kemenkop dan UKM memberikan akses pemasaran dan pembiayaan bagi UKM. Dari sisi pembiayaan ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 9% dan tanpa agunan, disamping itu juga ada dana bergulir LPDB-KUMKM yang bunganya sangat rendah.

Puspayoga menyebutkan kerjasama dengan IBM sudah dilakukan sejak lama. Berdasarkan data, kerjasama sudah dimulai sejak 2013 dan ada 20.000 peserta yang ikut dalam program ini.

Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo mengatakan pelatihan ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat Solo yang disebutnya dengan istilah “warek”. “Warek” adalah istilah masyarakat yang mumpuni secara ekonomi.

Hadi mengatakan Pemda Solo sangat mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan produktivitas usaha. Segala hambatan dipangkas untuk menjamin masyarakat berusaha sehingga dapat menekan kemiskinan dan pengangguran.

Marketing Manager IBM Indonesia Vina Kasim mengatakan kerjasama pemasyarakatan dan pelatihan kewirausahaan merupakan wujud dukungan karyawan IBM dari seluruh dunia untuk membantu memecahkan berbagai isu di negara berkembang. Untuk Solo, ada 13 tim dari 11 negara, antara lain Pakistan, India, Amerika Serikat, Nigeria. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*