18 Wirausaha Pemula di Flores Timur Dapat Bantuan dari Kemenkop UKM

Pipnews.co.id, Jakarta 28 Oktober 2017

Sebanyak 18 orang Wirausaha Pemula (WP) di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mendapat bantun permodalan dari Kementerian Koperasi dan UKM.

“Bantuan ini merupakan stimulus yang bertujuan mengembangkan dan meningkatkan skala usaha bagi wirausaha pemula yang baru tumbuh,” tutur Asisten Deputi Bidang Permodalan Luhur Pradajarto yang mewakili Deputi Bidang Pembiayaan didampingi Frederik S Bili Kepala Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Flores Timur beberapa waktu lalu di Flores Timur, NTT.

Mengutip Warta Ekonomi, Luhur mengatakan, bantuan dana yang diterima harus dimanfaatkan dengan benar sesuai dengan ketentuan dan usaha yang dijalankan oleh masing-masing wirusaha. Untuk itu, para wirausaha pemula harus mencatat dan mengadministrasikan dengan baik dan benar setiap pengeluaran dan pendapatan.

“Dengan pencatatan yang baik dan benar, akan mempermudah pembuatan pelaporan yang nantinya dilaporkan kepada Dinkop UKM kabupaten Flores Timur maupun Dinkop dan UKM Provinsi serta Kemenkop dan UKM di Jakarta,” ujar Luhur.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Frederik S Bili atas nama Pemerintah Kabupaten Flores Timur berterima kasih kepada Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM yang peduli untuk mendukung pengembangan WP sekaligus mendukung program Bupati tentang wirausaha pemuda di kabupaten Flores Timur.

Untuk pelaksanaan pemantauan, Dinas koperasi dan UKM kabupaten Flores Timur akan menugaskan tenaga pendampingan yang selama ini telah direkrut. Tidak hanya itu, untuk meningkatkan keterlampilan, mereka juga akan diberikan pelatihan teknis melalui dana APBD.

Terkait dengan keberhasilan program bantuan pengembangan Wirausaha Pemula, Luhur Pradjarto menyampaikan, “Pertama, sukses penyaluran dan tepat sasaran. Kedua, sukses pemanfaatan, artinya para penerima dengan benar dan amanah dalam membelanjakan dana untuk pengembangan usaha. Ketiga, sukses pemasaran. Produk yang dihasilkan tidak hanya dipasarkan di sekitarnya, tapi bisa ke seluruh kabupaten Flores Timur bahkan antar kabupaten dan provinsi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Luhur juga mengunjungi salah satu penerima bantuan yang mengembangkan usaha es krim, Hilarius Benedictus. Usaha yang diberi nama “Caesar Ice Cream” itu dirintis setahun lalu dan dijajakan secara keliling dan menetap ditaman kota mulai sore hingga petang. Omzet yang didapat setiap hari rata-rata berkisar Rp1 juta.

Hilarius juga berterima kasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM atas bantuan pemerintah yang diterima dan akan digunakan untuk pembelian Freezer dan alat pembuatan cone (kerupuk tempat Ice Cream) serta bahan baku pembuat es krim. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*