Kemenkop UKM Gelar Pra-Konvensi Standar Kompetensi Bagi KSP/USP

Pipnews.co.id, Bogor 2 November 2017

Kementerian Koperasi dan UKM telah menggelar pra-konvensi untuk membahas rancangan standar kompetensi pengelola koperasi simpan pinjam/unit simpan pinjam koperasi (KSP/USP). Pra konvensi di laksanakan di Bogor, Jawa Barat pada 1 November 2017.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati Barnas mengatakan, pra konvensi ini dilakukan karena jumlah pengelola KSP/USP dengan sertifikasi kompetensi sangat minim dibanding dengan jumlah KSP/USP yang ada.

Kata dia, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, sampai tahun 2016 ada 10.401 unit KSP/USP. Tapi, jumlah pengelola koperasi yang memiliki sertifikasi kompetensi baru 1.092 orang. “Padahal, sertifikasi kompetensi sangat penting bagi pengelola koperasi yang bergerak di sektor simpan pinjam,” kata Yuana seusai membuka Pra Kovensi.

Ia mengatakan, pra-konvensi ini antara lain akan membahas penyampaian Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) dan Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (RKKNI) koperasi. Diharapkan, ada masukan dan koreksi untuk rancangan ini yang akan ditindaklanjuti oleh tim perumus SKKNI bidang koperasi.

Dalam pra-konvensi ini juga akan dilakukan pengambilan keputusan artau votinguntuk menentukan apakah pengurus dan pengawas masuk atau tidak pada SKKNI bidang KSP/USP Koperasi. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*