LPDB-KUMKM Akan Beri Kemudahan Akses Permodalan Kepada Santripreneur

Braman Setyo, Dirut LPDB yang Baru.

Pipnews.co.id, Jakarta 4 November 2017

Dalam rangka mendorong usaha Santri Pengusaha atau Santripreuneur, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM)  akan memberikan kemudahan dalam mengakses permodalan melalui pembiayaan dana bergulir. Hal ini diungkapkan Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo di Jakarta, saat menerima kunjungan Inisiator dan Pembina Santripreneur Indonesia, KH Ahmad Sugeng Utomo atau yang biasa disapa Gus Ut di kantornya.Kamis 2/11/17.

“Kita akan ikut berpartisipasi dalam rangka pengembangan santriprenuer. Ini bukan hadiah tapi bentuk penghargaan dan kemudahan dalam mengakses dana bergulir LPDB,” ungkapnya

Santripreneur atau santri pengusaha akan diberikan bantuan perkuatan modal maksimal Rp 100 juta, dan tenaga pendamping yang akan melakukan pendampingan santripreneur dalam menjalankan kegiatan usahanya setelah mendapatkan suntikan modal usaha. Dengan adanya pendampingan diharapkan bantuan modal yang diberikan dapat dipergunakan sesuai kebutuhan.

“Saya kira ini sangat membantu apa yang diharapkan para pimpinan pondok pesantren bahwa santri-santri ini tidak hanya mendalami ilmu agama, tapi juga bagaimana bisa bermanfaat bagi pengembangan usaha-usaha di lingkungan masyarakat seperti itu,” kata Braman dalam rilis Santripreneur Indonesia yang diterima Republika.co.id, Sabtu (4/5).

Braman mengatakan bantuan modal tersebut akan sangat tepat diberikan melalui koperasi santri, atau koperasi pondok pesantren. Selanjutnya koperasi yang akan menyalurkan kepada santripreneur yang ada di pesantren-pesantren. Namun begitu, Braman mengemukakan bahwa LPDB bisa juga memberikan bantuan modal langsung kepada santripreneur yang usahanya sudah established (mapan).

“Ini yang saya harapkan bahwa semakin banyak santriprenuer mengakses dana ke LPDB itu akan semakin bagus. Berarti tingkat kemandirian semakin kuat,” tandasnya.

Sumber : Republika.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*