Abdul Kadir Damanik: Kontribusi Total Koperasi dan Anggota Terhadap PDB 24,7 Persen

Pipnews.co.id, Pekanbaru 22 November 2017

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM serta BPS yang telah diolah, diperkirakan kontribusi koperasi sebagai suatu lembaga terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional tahun 2013 sebesar 1,71 persen dan mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga 2016 mencapai 3,99 persen.

Dalam organisasi badan usaha berbentuk koperasi, anggota merupakan pemilik dan sekaligus pengguna jasa. Perkiraan kontribusi anggota koperasi terhadap PDB Nasional tahun 2013 mencapai 13,56 persen. Dengan demikian, kontribusi total koperasi sebagai suatu lembaga beserta anggotanya pada 2013 mencapai 15,27 persen.

Pada 2016 diperkirakan kontribusi anggota koperasi terhadap PDB Nasional sebesar 20,71 persen. “Dengan demikian, kontribusi total koperasi sebagai suatu lembaga beserta anggotanya tahun 2016 mencapai 24,70 persen,” kata Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM Abdul Kadir Damanik.

Hal itu dikatakan Damanik dalam sambutannya mewakili Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga pada peringatahan Hari Koperasi (Harkop) ke-70 tingkat Provinsi Riau, yang digelar  di Lapangan Purna MTQ. Pekanbaru pada 17 November 2017. Hadir dalam acara ini  Wakil Ketua Umum Dekopin Prof Rully Indrawan dan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Besarnya peningkatan kontribusi total koperasi sebagai suatu lembaga beserta anggotanya lanjut Damanik, adalah merupakan dampak dari upaya pemerintah mewujudkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional yang sehat, kuat, mandiri dan tangguh.

Kata dia, Kementerian Koperasi dan UKM juga telah, sedang, dan akan terus melanjutkan berbagai program untuk meningkatkan kontribusi KUMKM terhadap perekonomian nasional dengan antara lain membuka akses permodalan usaha melalui kredit dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM) dengan bunga 4,5 persen hingga 6 persen per tahun.

Selain itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), terutama skema mikro dengan besar pinjaman maksimal 25 juta, bunga 9 persen dan tanpa agunan, program peningkatan akses pasar dengan mengikutsertakan pada berbagai kegiatan pameran, baik dalam maupun luar negeri. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*