Menkop Berduka Cita atas Meninggalkan Kader Koperasi Permata Tangsel

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga pada launcing Gadget Application Mobile for License (Gampil) di Balai Kota Bandung, Kamis (25/2).

PIPNews, Surabaya – Kecelakaan bus di tanjakan Emen, Ciater, Subang, Jawa Barat pada Sabtu (10/2), tak dipungkiri kabut duka ikut menyelimuti dunia koperasi kita. Pasalnya para korban adalah anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Permata, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) sepulang berdarma wisata di kawasan Lembang, Bandung.

Atas peristiwa naas tersebut, Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga, pun menyatakan rasa duka cita sangat mendalam, terhadap meninggalnya para kader koperasi terbaik dalam kasus kecelakaan bus pariwisata tersebut, di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya kader-kader koperasi terbaik Indonesia dalam tragedi kecelakaan di Subang,” kata Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga dalam kunjungan kerjanya di Surabaya, Senin (12/2).

Sebagaimana telah diberitakan sebanyak 26 dari 27 korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut merupakan karyawan/anggota KSP Pemata, Ciputat, Tangsel.

Oleh karena itu Menteri Puspayoga juga mendoakan semoga para arwah korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan YME dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan.

Menkop juga berpesan agar para penerus dan kader yang kini ada di KSP Permata Ciputat tetap bersemangat untuk melanjutkan perjuangan para pendahulunya. Terlebih selama ini tercatat banyak masyarakat sekitar menjadi anggota koperasi. Dimana keberadaan koperasi tersebut kata menteri dapat untuk menggantungkan hidup bagi anggota dan keluarganya pada koperasi. Maskop/AWes.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*