Menkop dan UKM Dukung Pemuka Agama Bertausyiah Bisnis

Hasil gambar untuk Menkop dan UKM Dukung Pemuka Agama Bertausyiah Bisnis

PIPNews, Mojokerto-Berbicara ekonomi semua kalangan dan lapisan masyarakat pasti giat membahas dan mempraktekannya. Termasuk para ulama dan pemuka agama pun kini tak sungkan. Terbukti dalam tausyiah-tausyiahnya tak jarang bertemakan bisnis. Terutama saat ceramah di kalangan pondok-pondok pesantren.

Kementerian Koperasi dan UKM sebagai unsur pemerintahan dengan tugas melakukan pembinaan dan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat, juga telah lama memiliki program terkait pemberdayaan ekonomi umat di pondok-pondok pesantren. Hal ini dimaksudkan agar para santri setelah tamat dari pondok, selain mampu mengamalkan ilmu agama juga bisa menekuni bisnis. Dengan demikian akan tercipta kemandirian ekonomi untuk kesejahteraan keluarga dan lingkungan.

Oleh karena itu Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga sangat apresiatif dan mendukung para ulama ataupun pemuka agama bertausyiah bisnis kepada para santrinya sebagai upaya pembangunan ekonomi umat. Seperti yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah di Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Senin (12/2).

Puspayoga hadir dan menyambut baik upaya para kyai untuk bertausyiah bisnis kepada para santri. Sebab menurut Menkop, ini sejalan dengan program pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan ekonomi umat terbangun di semua lapisan dan kalangan.

Dalam acara tersebut selain dihadiri beberapa pemuka agama dan kyai yang melakukan tausyiah bisnis, diantaranya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ( MUI) KH Ma’ruf Amin, tokoh agama Habib Muhsin Al Attos, dan Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Suprayogo. Juga sejumlah pengusaha sukses papan atas dan menyatakan siap bersinergi dengan insan pesantren di Indonesia.

Acara yang bertemakan Solusi Ketahanan Bangsa melalui Ekonomi Bersama ini, menurut Puspayoga juga merupakan pengejawentahan dari prinsip-prinsip koperasi. Karenanya kata dia, pemerintah siap mendukung upaya pemberdayaan ekonomi umat dan mencetak lebih banyak bibit-bibit wirausaha baru di pesantren-pesantren.

Diantara bentuk dukungan itu kata Puspayoga berupa bantuan pembiayaan yang disediakan dalam skema-skema khusus, mulai dari pinjaman yang disediakan LPDB-KUMKM hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan suku bunga yang sangat ringan.

Usaha bersama yang dibangun di pesantren-pesantren melalui koperasi itu menurut Menkop sangat potensial sebagai upaya untuk memeratakan kesejahteraan umat. Untuk itu diharapkan program-program serupa juga diterapkan di tempat-tempat lain.

Pada kesempatan itu Menkop Puspayoga juga meluncurkan koperasi berbasis digital di Pondok Pesantren yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk, Magersari Mojokerto ini. Maskop/AWes.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*