Kopetri Dikatagorikan Sebagai Koperasi Berprestasi

Pipnews.co.id, Jakakarta – Setelah cukup lama tidak pernah lagi tampil dipentas kompetisi perebutan “Koperasi Berprestasi”, baik tingkat provinsi maupun nasional, maka tiba saat Koperasi Pegawai Perum Percetakan Uang RI/Peruri (Kopetri) diusulkan kembali untuk menyandang gelar sebagai koperasi berprestasi.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan DKI Jakarta Pita Damayanti menegaskan hal tersebut dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopetri tahun buku 2017, yang digelar di Gedung Subono Matofani, komplek Perum Peruri Jakarta pada 7 April 2018.

Pita Damayanti mengatakan, mencermati kinerja Kopetri pada satu tahun terakhir, yang memang tampak tumbuh signifikan, maka wajar-wajar saja kalau Kopetri kembali dikatagorikan sebagai Koperasi Berprestasi.

“Bukan apa-apa, setidaknya perputaran bisnis Kopetri belakangan ini memang memeningkat signifikan. Sebagai contoh, apabila tahun 2016 Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dicapai sebesar Rp 2,217 miliar, tak demikian lagi pada 2017. Membengkak menjadi Rp 3,653 miliar, atau naik hampir Rp 1 miliar,” ujar Pita. Ia menambahkan aset Kopetri tercatat Rp 129,020 miliar.

Hal senada juga diamini oleh Direktur Keuangan Perum Peruri Nungky Indriwati, yang kala itu didaulat membuka RAT. Nungky menilai, bahwa dilihat dari buku laporan pertanggungjawaban pengurus, menunjukkan kinerja Koperti telah kembali bangkit, setelah sebelumnya terkesan monoton.

Nungky mengatakan, Perum Peruri sebagai induk perusahaan akan terus mensuport kinerja Kopetri, agar terus dapat berkembang. Dalam kaitan ini Perum Peruri akan terus membuka peluang serta memberikan kesempatan kepada kopetri menjadi mitra kerja dan sekaligus menjadi rekanan di Perum Peruri.

“Sepanjang Kopetri memang mampu mengerjakan order pekerjaan yangterbuka di Perum Peruri, misalnya untuk pengadaan barang, maka kesempatan pertama akan diberikan kepada Kopetri. Tapi, meski begitu prosedur untuk mendapatkan pekerjaan itu tetap harus melalui tender,: tutur Nungky kepada Pipnews.co.id, seusai 0embukaan.

Nungky juga berpesan, ke depan ini Kopetri harus berubah dan mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman dalam hal ini Tehnologi Informasi (IT) dan digital. Jika tidak Kopetri akan tertinggal, dan juga ditinggalkan para anggotanya.

“Oleh karena itu, sebagai misal – sistem penjualan online yang kini sudah mendunia, harus dapat diterapkan di toko serba ada (Toserba) maupun warung serba ada (Waserda) milik Kopetri, baik yang ada di Jakarta maupun Karawang. Kopetri Memang harus terus mengikuti tuntutan perkembangan,” imbuh Nungky.

Sementara itu, Ketua Kopetri ZA melaporkan, bahwa pada tahun buku 2017 jumlah anggota Kopetri sebanyak 3.390 orang. Para anggota ini terdiri dari Pegawai Peruri 1.769 orang, Pensiunan Pegawai Peruri 1.432 orang dan pegawai Kopetri 78 orang. Sedang sisanya 111 orang berasal dari karyawan/karyawati anak perusahaan Kopetri.

Sementara unit usaha lanjut Idham, terdiri dari dua bagian, yaitu unit usaha terkait anggota dan unit usaha non anggota. Yang terkait anggota berupa Simpan Pinjam, Toserba, Waserda, Apotik dan Jasa perdagangan. Sedang yang non anggota berupa pabrik kotak kayu/kaleng untuk kemasan uang dan sebagai rekanan di Peruri.

Di luar itu juga punya 4 anak perusahan dengan nama, PT Kopetri Citra Abadi (PT. KCA), PT Kopetri Tirta Mandiri (PT. KTM), PT Duta Persada (PT. KDP) dan PT. Kopeteri Buana Mobil (PT KBM).

Sekadar diketahui, bersamaan dengan pelaksanaan RAT, juga digelar pemilihan pengurus baru periode 2018-2021, yang komposisinya sebagai berikut. Agung Rachmadi (Ketua), Ydham ZA (Sekretaris) dan Supangat (Bendahara). Sedang Pengawas diisi Adi Busono (Ketua), Muhidin (Anggota) dan A. Zuki (Anggota).

Dengan komposisi ini, maka pengurus maupun pengawas lama yang masih tetap dipertahankan hanya dua orang, yaitu satu dari pengurus dan satu dari pengawas. Mereka adalah Idham ZA, sebelumnya ketua jadi sekretaris, dan Muhidin sebelumnya ketua pengawas jadi anggota pengawas. (Yan/Ivanto)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*