BRI Agro Salurkan Rp 30 Miliar KUR untuk Pertenak Anggota Koperasi Susu Indonesia

Pipnews.co.id, Bandung 8 Mei 2018 – Dalam rangka penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sehat dan sesuai dengan ketentuan prudential banking, Bank BRI Agro Cabang Bandung telah menggandeng sejumlah mitra usaha yang bertindak sebagai offtaker dalam penyaluran KUR.

Satu diantara mitra usaha tersebut adalah Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Jawa Barat, yang dalam hal ini diberi tugas untuk mengkoordinir penyaluran KUR kepada para peternak sapi perah binaan GKSI Jabar.

Dan dalam konteks penyaluran KUR ini lah yang dilakukan hari itu (7/5/2018) di Hotel Novotel Bandung, melalui penandatanganan kerjasama antara BRI Agro Cabang Bandung disatu pihak dengan GKSI Jabar dilain pihak.

“Tercatat sebesar Rp 30 miliar dana KUR yang kami sediakan untuk disalurkan kepada 300 orang perernak sapi perah yang tersebar di beberapa kabupaten di Jawa Barat,” tutur Direktur Bank BRI Agro Cabang Bandung Anton Sugiharto kepada wartawan seusai penandatanganan kerjasama.

Bagi BRI Agro Cabang Bandung lanjut Anton, penandatanganan kerjasama dengan GKSI Jawa Barat adalah yang pertama untuk penyaluran KUR dengan pola kemitraan subsektor peternakan.”Jadi ini pengalaman kita yang pertama di subsector peternakan.

Sementara itu, Ketua Umum GKSI Jabar, Dedi Setiadi mengatakan saat Jawa Barat mendapatkan peringkat kedua dalam produksi susu, dimana posisi pertama yaitu Jawa Timur “Saat ini Jawa Barat memiliki 110.000 ekor sapi perah dengan tingkat produkasi 540 ton susu per hari,” ujar Dedi, yang juga Ketua Koperasi Peternak Sapi Perah Bandung Utara (KPSBU)

.Dedi berharap dengan adanya KUR yang disalurkan Bank BRI Agro, bisa membantu para peternak sapi untuk meningkatkan kualitas susu serta meningkatkan produksi susu nasional dalam rangka swasembada susu, Apalagi kata dia suku bunga KUR cukup murah, yaitu Cuma 7 persen pertahun.

Sekadar diketahui, PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. (BRI Agro atau Perseoran) adalah perusahaan jasa perbankan yang berfokus pada sektor pertanian dalam mendukung perkembangan agribisnis di Indonesia.

Perseroan yang sebelumnya bernama Bank Agroniaga telah diakusisi oleh Bank BRI pada Maret 2011.
Hingga saat ini struktur kepemilikan saham mayoritas Perseroan adalah Bank BRI sebesar 86.82 % dan sisanya dimiliki oleh Dana Pensiun Perkebunan (Dapebun) sebesar 5.97 % serta masyarakat sebesar 7.21%.

BRI Agro sebagai bank eks pelaksana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mendapatkan rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan untuk menyalurkan KUR kepada sektor 1 (usaha pertanian) dan sektor 2 (usaha kelautan dan perikanan) dengan plafond di atas Rp 25 juta sampai dengan maksimal Rp 500 juta / debitur. Pada tahun ini Bank BRI Agro mendapatkan plafond untuk penyaluran KUR sebesar Rp 143 M. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.