Dari 7,2 juta UMKM yang Go Online, 36% Berjualan Lewat Media Sosial Seperti Instagram

Pipnewd.co.id, Jakarta 29 September 2018

Target Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mendorong 8 juta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia untuk memasarkan produknya secara online (Go-Online) pada 2019 kemungkinan akan terlampaui. Saat ini sudah sekitar 7,2 juta UMKM sudah memanfaatkan internet untuk memasarkan produknya.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) Septriana Tangkary menyebutkan, jumlah UMKM yang Go-Online meningkat pesat tahun ini. “Sejak awal tahun ini naiknya sudah 2,64 juta UMKM,” ujarnya di JCC, Jakarta, (28/9/2018).

Jika dibandingkan dengan pertumbuhan UMKM Go-Online tahun lalu yang sebanyak 810 ribu UMKM, angka tersebut menunjukkan kenaikan tiga kali lipat. Cukup pesat pertumbuhannya.

Dari 7,2 juta UMKM tersebut, sekitar 36% berjualan lewat media sosial seperti Instagram. Nah, UMKM jenis ini menjadi target pemerintah untuk didorong beralih ke marketplace. Salah satu caranya, Kominfo bersama kementerian dan lembaga (K/L) terkait menggaet 41 e-commerce, delapan di antaranya merupakan yang terbesar.

Kominfo menggandeng Dewan Kerajinan Nasional (Deskranas) dan Blibli.com mengadakan forum sosialisasi belanja dan jualan online. “Kerja sama dengan Blibli sudah (menjangkau) 1 juta UMKM. Marketplace yang lain mungkin akan lebih banyak lagi,” kata dia.

Ia mengatakan, UMKM yang berjualan secara online omzetnya meningkat 80% dibanding sebelumnya. UMKM yang bersangkutan juga lebih berpeluang menyasar pasar internasional, dibanding UMKM yang berjualan secara konvensional. Untuk itu, Kominfo menggelar Gerakan Ayo UMKM jualan online bersama marketplace di 15 kota di Indonesia untuk memberikan sosialisasi mengenai gerakan ini.

“Hingga akhir tahun ini, instansinya menargetkan 7,3 juta UMKM Go-online. Dengan begitu, target 8 juta UMKM Go-Online bisa tercapai pada 2019 atau bahkan lebih.” imbuhnya lagi.

Sementara itu, SME Sales Channel Blibli.com Agus Mulyo Pribadi mengatakan, jumlah pelaku usaha yang berdagang di platformnya mencapai 2 juta pengusaha. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 ribu di antaranya adalah UMKM. “Sebanyak 70% dari UMKM itu memproduksi sendiri barangnya, sisanya reseller,” kata dia.

Untuk mendorong semakin banyak UMKM berjualan online, Blibli mengadakan kompetisi bagi pengusaha kreatif bernama The Big Start yang digelar sejak 2016. Kompetisi tersebut mensyaratkan UMKM harus memproduksi sendiri produknya dan masuk ke dalam kategori kriya, kuliner, serta fesyen.

“Tantangan untuk UMKM Go-Online itu mereka belum kenal teknologi seperti email dan internet. Ada juga yang belum punya rekening. Itu yang kami bantu,” ujarnya. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.