GKBI dan INKOPONTREN Bersepakat pasarkan Batik untuk Santri dan Siswa

Pipnews.co.id, Jakarta – Kerja sama merupakan prinsip dasar universal berkoperasi, namun dalam prakteknya di Indonesia sulit diwujudkan. Khususnya kerja sama antar koperasi di semua tingkatan dari mulai primer, Pusat, Gabungan apalagi Induk koperasi, hal ini berbeda dengan perkembangan koperasi di negara-negara lain yang koperasinya maju, karena kerja sama dijadikan modal dasar pengembangan koperasi.

“Ya benar, di berbagai negara yang berkoperasi besar biasanya menerapkan kerja sama sebagai prinsip dasar berkoperasi dan benar-benar dijalankan. Setelah kerja sama antar anggota yang berhimpun dalam primer koperasi, maka anggota koperasi primer tersebut mendorong agar dilakukan kerja sama dengan koperasi lainnya. Sedangkan di Indonesia kerja sama koperasi dengan koperasi benar-benar langka dan sulit ditemukan,” ungkap Mohamad Sukri Ketua Umum INKOPONTREN.

Berdasarkan hal tersebut maka kata dia, INKOPONTREN menjajagi kerja sama dengan berbagai Induk Koperasi lainnya, pada saat HARKOPNAS Juli lalu. Disela-sela padatnya jadwal, Pengurus GKBI (Gabungan Koperasi Batik Indonesia) bertemu dengan pengurus INKOPONTREN dan mendistribusikan hingga merumuskan rencana kerja sama. “Hal ini sekaligus ingin memberi pembelajaran kerja sama antar koperasi atau co-op to co-op pada gerakan koperasi lainnya,” ujar Saiful Arifin, Sekum Inkopontren yang diamini oleh Toha Sekretaris GKBI.

Beberapa hari lalu pada saat ulang tahun GKBI di Kawasan Semanggi Jakarta, telah dilaksanakan penandatanganan Kerja sama antar GKBI yang akan memproduksi Baju Batik Untuk Santri dan Siswa yang berada di Pondok Pesantren seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah semoga penandatanganan kerja sama ini benar-benar bermanfaat dan menjadi contoh bagi gerakan koperasi lainnya, tentang pentingnya kerja sama. GKBI dengan memiliki beberapa pabrik tekstil yang tersebar di berbagai tempat, siap bekerjasama dengan INKOPONTREN” ujar Abdul Haris Ketua Umum GKBI, seusai penandatanganan kerja sama.

Ketika ditanyakan lingkup kerja samanya, Sukri menjawab “Sekedar Informasi sebelum penandatanganan ini, INKOPONTREN telah memesan baju batik pasanan Kopontren di Kab Bogor, juga ribuan potong untuk Pondok Pesantren di Jawa Timur, Inshaa Allah setelah penandatanganan ini kami akan lebih agresif lagi memasarkan produk GKBI ke pondok-pondok pesantren dan madrasah-madrasah di semua tingkatan. Kami yakin akan berhasil karena GKBI memiliki pabrik tekstil sendiri, sehingga harganya pun pastinya sangat murah dibandingkan dengan trader,” tandas Sukri. (**).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.