Inkopkar Gelar Program Temu Usaha Ritel dan Perumahan

Pipnews.co.id, Jakarta – Apa khabar dengan Induk Koperasi Karyawan (Inkopkar). Ternyata, induk koperasi yang membawahi puluhan Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) dan ribuan unit Primer Koperasi Karyawan (Primkopkar) masih tetap eksis.

Buktinya, Induk Koperasi yang kini dipimpin oleh Prof. DR.Ir Fadel Muhammad, selaku Ketua Umum Inkopkar, segera akan mengadakan semacam seminar nasional dengan topik “Sosialisi Program Inkopkar Temu Usaha Penyediaan Ritel dan Perumahan untuk Kesejehteraan Anggota.

Kegiatan ini akan digelar di Auditorium Lt 2 Gedung Kementerian Koperasi dan UKM Jalan H.R. Rasuna Said Kav 3-4 Kuningan, Jakarta Selatan. Sesuai  undangan, tak kurang dari Menteria Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga yang didaulat sebagai “Keynote speech”, dalam acara ini.

Menurut Fadel Muhammad kepada Pipnews.co.id dikatakan, bahwa sosialisasi program Inkopkar ini akan diadakan pada 26 November 2018, mulai pukul 9.00 pagi dan berakhir pada pukul 13.30 siang.  Sedang agendanya diisi dengan beragam kegiatan, antara lain sambutan Ketua Umum Inkopkar dan sambutan Menkop UKM, Puspayoga, yang sekaligus membuka perhelatan.

Yang menarik lanjut Fadel, dihadapan dan disaksikan oleh Menteria Puspayoga akan ada penandatangan nota kesepahaman, atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Inkopkar dengan Bank Jawa Barat (BJB) Syariah untuk pembioayaan ritel.

Di luar itu, akan ada sosialisasi bidang ritel, sosialisasi bidang perumahan dan pemaparan perjalanan Koperasi Karyawan Garuda, yang merupakan salah satu koperasi karyawan yang sukses di tanah air.

“Tak kalah pentingnya, di sana juga akan ada peluncuran produk Inkopkar berupa pembersih lantai berbentuk cairan,” ujar Sardjono Asman, Sekretaris Umum Inkopkar, saat datang bertandang ke ruangan Pipnews.co.id, di gedung Dekopin, Pasar Minggu (22/11/2018).

Masih oleh Sardjono dikatakan, menyusul terpilihnya Fadel Muhammad sebagai Ketua Umum Inkopkar pada April enam bulan lalu, Inkopkar semakin menunjukkkan eksistensinya, bukan saja dihadapan para karyawan di lingkungan perusahan, tapi juga dimata pemerintah, dalam hal ini Kemenkop dan UKM.

“Buktinya, begitu kita mengajukan permohonan untuk menggunakan Auditorium Kemenkop UKM sebagai tempat sosialisasi program Inkopkar, pejabat di sana membuka pintu dan oke-oke saja. Itu buktinya”, imbuh Sardjono lagi. (Yan)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.