Bisnis

Kemenperin : Pelaku Industri Kecil Menengah Perlu Manfaatkan Teknologi Digital

Pipnews.o.id, Jakarta – Kementerian Perindustrian menilai pentingnya pemanfaatan teknologi digital seperti cloud computing dan internet of things (IoT) dalam upaya mendorong produktivitas sektor manufaktur, termasuk Industri Kecil Menengah (IKM) di tengah pandemi Covid-19. Langkah ini sesuai dengan  implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Pandemi Covid-19 memang menjadi permasalahan dunia terutama adanya pembatasan sosial. Sebab diterapkannya social distancing membuat terjadinya pergeseran dalam gaya hidup, termasuk perputaran roda bisnis,” kata Direktur Jenderal IKM dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih dalam siaran pers di Jakarta (26/10).

Untuk itu, guna menekan dampak pandemi, salah satu yang menjadi perhatian Kemenperin menjaga aktivitas pelaku usaha di dalam negeri dengan memanfaatkan penggunaan teknologi berupa Cloud Computing maupun IoT. Menurut Gati perkembangan teknologi mendorong terciptanya banyak terobosan baru.

“Misalnya, manfaat penggunakan cloud computing mulai dari keamanan digital yabg digunakan, jaringan, pusat data, dan server yang mumpuni. Selain itu. pemabfaatan dari sistem ioT akan menghubungkan teknologi, informasi dan komunikasi secara mudah,” ujarnya.

Keunggulan dua teknologi tersebut, dinilai berguna menjaga keberlangsungan usaha IKM. “Betul sekali kalau sentuhan teknologi ini akan membawa dampak besar bagi bisnis sektor IKM, khususnya saat masa pandemi ini,” kata Gati.

Guna mengakselerasi penggunaan teknologi di sektor industri Gati berharap perlunya banyak provider teknologi cloud computing maupun ioT yang dapat menopang proses produksi secara lebih efisien. “Jadi pentingnya membentuk ekosistem solusi yang dapat menjembatani kebutuhan industri dan masysrakat,” imbuh Gati.

Semebtara itu, Managing Director Datacomm Cloud Busuness mengatakan, pihaknya suda memulai bisnis Claud Computing sejam enam tahun lalu. Teknologi ini dinilai membuat semua pekerjaan menjadi serba praktis dan tadak perlu menggunakan infrastruktur yang besar. Bahkan Claud Computing dapat meminimalisir biaya pengeluaran perusahaan.

“Era yang makin digital komputer semakin menyentuh semua kehidupan kita terutama saat pandemi ini dan online menjadi suatu yang critical untuk dilalukan secara berkesinabungan dalam kehidupan ke depannya,” kata Sutejo Tjahyadi, Managing Director Datacomm Cloud Business.

Untuk itu Kemenperin telah meluncurkan program Startup4Industri agar dapat menjembatani kebutuhan industri dengan pelaku startup sebagai penyedia teknologi. Program ini diluncurkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita beberapa waktu lalu dengan mengusung tema Indonesia Percaya Diri Dengan Teknologi Dalam Negeri. (Yan).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button