Peran Indonesia Masih Minim di Pasar Syariah Dunia

Ilustrasi

PIPnews.co.id | Jakarta – Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Hanya saja, peran Indonesia di kancah ekonomi syariah dunia masih terbilang minim.

Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardoyo mengungkapkan dari berbagai sektor industri syariah, peran Indonesia masih di peringkat 5 hingga 10 dunia.

Ia mencontohkan, pasar keuangan syariah di dunia saat ini bernilai US$ 1,1 triliun dan pada 2021 akan mencapai US$ 1,9 triliun. Namun peran Indonesia hanya US$ 0,16 triliun.

“Dengan adanya Komite Nasional Keuangam Syariah nanti akan merumuskan target dan aksi apa yang akan dilakukan demi meningkatkan peran Indonesia,” kata Agus di kantornya, Senin (24/7/2017).

Tidak hanya itu, dikihat dari pasar halal travel di dunia yang mencapai nilai US$ 0,15 triliun dan pada 2021 diperkirakan meningkat menjadi US$ 0,24 triliun. Saat ini peran Indonesia di industri halal travel ini baru US$ 0,01 triliun.

Sedangkan untuk pasar halal fashion, Indonesia pada 2016 baru memiliki pangsa pasar US$ 0,01 triliun dari total pasar sebesar US$ 0,24 triliun. Pada 2021 pasar halal fashion ini diprediksi akan mencapai US$ 0,37 triliun.

Dalam pengembangan ekonomi syariah, Agus mengaku akan menjadikan Jakarta sebagai pusat keuangan syariah dunia.

“Upaya kita untuk bisa menjadikan kantor World Islamic Investment Bank di Indonesia akan mendukung Jakarta sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” tutur Agus. (Yan)

About admin 80 Articles
Eko Priyanto lahir di kota Wonosobo 27 April 1982, Alumni Sistem Informasi disalah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta dan memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom). Memulai mengenal pemograman website sejak tahun 2007 hingga sekarang. Saat ini fokus sebagai profesional Web Design dan menjadi penulis dibeberapa blog tutorial miliknya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.