Selain Kopi Rempah-rempah juga Diajukan Menjadi Produk Indikasi Geografis

PIPNews, Jakarta – Indikasi Geografis merupakan suatu tanda dan menunjukkan daerah asal suatu barang berdasarkan faktor lingkungan geografis, termasuk alam dan manusia yang mempunyai reputasi, karakteristik, dan kualitas pada barang dan produk yang dihasilkan.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) sedang menggenjot produk indikasi geografis (IG) selain kopi, adalah jenis rempah-rempah agar bisa masuk ke pasar internasional. Menurut Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Kemenkumham Fathlurachman menjeaskan, salah satu daerah yang didorong mengajukan produk IG selain kopi yaitu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba Samosir, Sumatra Utara.

Imbuh Fathlurachman di Samosir ada Kemenyan dan Minyak Nilam, dan kedua komoditas itu bagus untuk kosmetik. Dengan demikian pihaknya mengusulkan kepada bupati, dan kini mereka sedang proses dulu di tingkat kabupaten.

Pemkab Toba Samosir, lanjut dia, saat ini sedang mengurus administrasi dokumen tanaman kemenyan dan minyak Nilam untuk memperoleh sertifikat produk IG. Tidak hanya itu, tutur Fahtlurachman, daerah tersebut juga tengah bersiap memperoleh sertifikat produk IG untuk komoditas kopi Samosir.

Penyerahan formalitas kopi Samosir sebagai produk IG kata Fathlurachman akan diberikan pada saat pelaksanaan hari Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sedunia, pada 26 April 2018. (BC/AWes).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*