Calo di Tangerang Sasar UMKM Gaptek untuk Mendaftar Bansos Presiden Rp 2,4 Juta

Pipnews.co.id, Tangerang – Pendaftaran program Bantuan Presiden (Banpres) untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) senilsi Rp 2,4 juta di wilayah Kecamatan Sukadiri dan Mauk diwarnai aksi calo. Itu terjadi lantaran banyak warga yang bingung mendaftar secara online, para calo menawarkan jasa dan meminta imbalan uang.

Menanggapi kejadian itu, pihak Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tangerang memastikan pendaftaran Banpres Rp 2,4 juta untuk UMKM tidak dipungut bayaran sepeser pun, alias gratis.

Kabid Koperasi pada Dinas Koperasi UKM Tangerang Yeni Juliawati mengatakan, karena pendaftarannya menggunakan sistem online kemungkinan ada sebagian masyarakat yang yang tidak tanggap digital. Sehingga ada diantara masyarakat itu bersinisiatif untuk membantu masyarakat yang tidak melek teknologi tersebut, maka terjadilah praktek pencaloan.

“Mungkin sebagian masyarakat masih gaptek (gagap teknologi) jadi mereka meminta bantuan kepada yang  lain untuk mendaftarkannya. Nah disitulah adanya letak pencaloan, tapi itu semua di.luar kapasitas Dinas Koperasi, karena kami sendiri tidak pernah dan tidak meminta apapun kepada masyarakat pendaftar BPUM (banpres usaha mikro),” kata Yeni kepada wartawan di kantornya di Tangerang (10/11)

Masyarakat lanjut Yeni, sebenarnya bisa mengakses dan mendaftar langsung ke link yang sudah disediakan. Karena itu pihaknya tidak sekalipun meminta pungutan dari masyarakat yang mendaftar, karena pendaftarannya secara online. “Lagi juga masyarakat sendiri yang mengisi data, karena itu tak mungkin ada transaksi,” imbuh Yeni lsgi.

Sementara itu. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tangerang Nurul Hsyati mengungkapkan, pihaknya merasa terkejut ada temuan di lapangan, bahwa ada sebagian masyarakat dimintai uang. terkait bantuan dari pemerintah pusat untuk UMKM. “Kami benar benar kaget adanya informasi tersebut, dan sangat kami sayangkan terjadinya hal tersebut, apabila itu memang benar,” tutur Nurul Hayati.

Ia menambahkan, dengan adanya tenuan itu pihaknya akan menindak lanjuti, agar jangan sampai ada lagi kejadian serupa ke depan ini di Tangerang. “Kami akan semakin gencarkan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bantuan BPUM gratis. tidak dipungut bayaran,” ujarnya.

Nurul menjelaskan, sampai saat ini jumlah pendaftar yang sudah masuk sebanyak 75.000 orang. Yang sudah diverikasi dan diusulkan ke Kementerian Koperasi dan UKM sebanyak 68.000 orang dan pendaftaran ditutup 24 November 2020. (Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.