Dekopin Gelar Seminar dan Workshop di Kalimantan Timur

Pipnews.co.id, Balikpapan 25 September 2018

Dalam rangka melaksanakan salah satu fungsi dan tugasnya yaitu edukasi, maka Dewan Koperasindonesia (Dekopin) telah menggelar sebuah seminar dan workshop di Hotel Blue Sky kota Balikpapan, Kalimantan Timur pekan lalu.

Seminar dengan tema ‘Pengembangan Usaha, Jaringan dan Kemitraan Koperasi se-Kaltim’, ini diikuti sekitar 50 an insan koperasi yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Hadir sebagai pembicara dalam acara ini, Mardjito GA Ketua Pengawas Dekopin pusat, yang membawakan materi ‘Revitalisasi Koperasi Perdesaan’, Kemudian Pahlevi Pangerang Pimpinan Paripurna Dekopin membawa makalah berjudul ‘Pengembangan Kinerja Usaha Koperasi dan Manfaat bagi Anggota.

Lainnya, Endang S. Thohari membawakan materi ‘Strategi Pengembangan Koperasi Pedesaan’, dan Toto Iskandar membawa topik ‘Penyusunan Rencana Bisnis Koperasi Pedesaan’. Dua disebut terakhir adalah juga Pimpinan Paripurna Dekopin.

Pahlevi Pangerang, yang juga Ketua terpilih Pusat KUD Kaltim, mengapresiasi antusiasnya para pegiat koperasi yang hadir di kegiatan seminar dan workshop tersebut. Kata dia, pasca kegiatan ini, akan menyusun program lanjutan guna peningkatkan kemajuan lembaga koperasi di Kaltim.

“Sebenarnya satu hari saja nggak cukup untuk kegiatan ini, maka itu saya sudah rencanakan untuk menadakan program lanjutan setelah workshop dan seminar ini,”ujarnya, seperti dilansir Tribun Kaltim.

Mengutip Tribun Timur Pahlevi mengatakan, dirinya juga tengah mempersiapkan program pelatihan langsung kepada para pelaku koperasi melalui bentuk pembekalan seperti membuat laporan keuangan dan mempersiapkan rapat anggota.

Dijelaskan, pada prinsipnya Dekopin sebagai wadah lembaga-lembaga koperasi tidak boleh melakukan usaha, yang diperbolehkan melakukan usaha adalah lembaga-lembaga Koperasi seperti Pusat KUD, karena langsung memiliki anggota.

“Acara hari ini, intinya memberikan pemahaman kepada para pelaku koperasi bagaimana cara untuk membangun, membangkitkan dan membuka peluang kemitraan dengan koperasi, seperti dari Pertamina tadi yang siap untuk bermitra dengan KUD,” ungkapnya.

Dia berharap pasca seminar dan workshop ni, para pelaku usaha dapat langsung melakukan action dalam membangun usaha koperasi yang dimiliki.

“Setelah ini, para pelaku sudah langsung mengambil action dan membangun usahanya. Seperti saya yang terpilih semalam menjadi ketua Pusat KUD Kaltim, saya langsung tantang koperasi yang bergerak di sawit. Saya ingin langsung mengecek ke lapangan terkait masalah-masalah yang dihadapi,” pungkas pria yang juga bakal calon DPR RI dari Partai Golkar Dapil Kaltim.

Terpisah, ketua Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Kowapi) Kota Balikpapan, Suharti mengatakan, kegiatan seminar dan workshop dari Dekopin tersebut dinilainya cukup baik dalam memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para pelaku koperasi.

Selain itu, melalui kegiatan ini dirinya juga dapat mengetahui dari 174 KUD yang ada di Kaltim, sebagian besar yang tidak aktif.

“Saya berharap pemerintah dalam hal ini Disperindagkop Kaltim sebagai pembina dapat memberi solusi atas permasalahan tidak aktifnya sebagian besar lembaga koperasi,”ucapnya.

Menurutnya, dalam workshop dan seminar ini seharusnya pembahasannya lebih mengupas masalah yang di hadapi oleh lembaga koperasi di Kaltim, sehingga kedepan dapat dicarikan solusi agar dapat keluar dari masalah ini.

Diakui Suharti, salah satu permasalahan yang dihadapi sebagian lembaga koperasi ada di masalah permodalan, dirinya meminta pemerintah dapat lebih mempermudah lembaga koperasi dalam hal permodalan. (Tribun/Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.