Hari Ini 1 Juli 2020 Pergub DKI Terkait Belanja Harus Bawa Kantongan Ramah Lingkungan, Mulai Berlaku

Pipnews. co. id, Jakarta – Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 142 Tahun 2019 yang keluarkan pada 31 Desember 2019 mulai berlaku hari ini 1 Juli 2020. Yaitu kalau belanja kebutuhan pokok atau lainnya di Toko Swalayan, Super Market atau Pasar Tradisional di seputar Jakarta wajib membawa kantongan sendiri yang dikatagorikan ramah lingkungan.

“Atau dengan kata lain, para pedagang yang menjual barang dagangannya di pasar swalayan, super market, pasar tradisional maupun pasar pasar lainnya dilarang menyediakan dan menggunakan kemasan/kantongan plastik sekali pakai yang dianggap memang tidak ramah lingkubgan. Jadi masyarakat kalau belanja kantngan sendiri,” kata Andono Warih, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta saat melakukan sosialisasi Pergub di Pasar Senen Jakarta (30/6).

“Atau dengan kata lain, para pedagang atau pemilik toko yang menjual barang dagangannya di pasar swalayan, super market, pasar tradisional dan pasar pasar lainnya yang ada di seputar Jakarta dilarang menyediakan atau menggunakan kantongan plastik sekali pakai untuk kemasan barangnya saat melayani konsumen pembelinya,” kata Andono Warih, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta saat melakukan sosialisasi Pergub di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan Senin (30/6).

Adono melanjutkan, dilarangnya pedagang menggunakan kantongan plastik sekali pakai, karena plastik dianggap tidak ramah lingkungan. Ia menilai sampah plastik bukan saja telah mencemari seputar lingkungan pemukiman, perkantoean, jalan jalan, tapi juga penyumbang nomor satu pencemaran got/kali dan sungai sungai yang ada di Jakarta.

“Saya berpendaoat, apabila peraturan gubernur ini berjalan baik dan masyarakat dapat mematuhinya, maka tingkat kebersihan lingkungan hidup di Jakarta akan semakin tinggi dan baik,” kata Kadis Lingkungan hidup itu.

Andono menyebut, Pergub ini juga bertujuan agar pengelola selalu menyediakan kantongan yang ramah lingkungan. Terkait sanksi yang dikenakan kepada pengelola yang dianggap masih nakal menggunakan kantongan plastik sekali pakai, akan diberikan sanksi berupa teguran tertulis, uang paksa, pembekuan izin dan atau pencabutan izin usaha.

“Selain itu, kewajiban pengelola super market untuk melakukan sosialisasi kepada tenat, atau kepada pengunjung di lokasi mall nya,” kata Andono. Seraya menambahkan, sejak Januari hingga akhir Juni (selama 6 bulan) Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan sosialisasi Pergup ini kepada 730 pasar swalayan, mall dan pasar tradisiobal/ rakyat yang ada di seputar Jakarta. (Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.