Ja’far Hasibuan, Pemenang Santripreneur 2018 Wakili Indonesia di Kompetisi ISEI Shanghai

Muhammad Ja”far Hasibuan (tengah) bersama para pejabat di kantor Gubernur Sumut

Pipnews.co.id, Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengapresiasi dan mendukung Muhammad Ja’far Hasibuan yang menjadi delegasi Indonesia mengikuti Kompetisi Penemu Inovasi Dunia Shanghai International Exhibition of Inventions (SIEI).

Kompetisi akan berlangsung di Shanghai World Expo Exhibilition Hall, China, pada 19 hingga 21 April 2019. Dalam kompetisi ini diharapkan Ja’far bisa meraih juara dan mengharumkan nama Indonesia, khususnya Sumut.

“Diharapkan Muhammad Ja’far Hasibuan benar-benar berjuang, sehingga dapat membawa harum nama Sumatera Utara,” kata Sekdaprovsu, Sabrina, di kantor Gubenrur Sumut Selasa (8/1).

Mengutip Analisa Sabrina mengatakan, kegiatan kompetisi seperti itu merupakan hal yang positif dan bergengsi. Selain berkesempatan bersaing dengan peserta dari berbagai negara di dunia, kompetisi juga dapat meningkatkan aktivitas, terutama generasi muda, sehingga lahir ilmuwan muda Indonesia asal Sumut.

“Hadapilah kompetisi ini dengan hati yang tenang dan fokus, sehingga seluruh kemampuan dan potensi dapat dimaksimalkan untuk meraih juara. Semoga berhasil,” pesan Sabrina ke Ja’far.

Sebelumnya, Muhammad Ja’far Hasibuan yang juga Duta Koperasi dan UKM Provinsi Sumut menuturkan, dirinya menjadi delegasi Indonesia untuk mengikuti Kompetisi Penemu Inovasi Dunia SIEI di Shanghai China dengan salah satu inovasinya yang berjudul ‘Use of Terasi as an Alternative Treatment for Skin Diseases for Humans and Animal’.

Ja’far berhasil meraih juara umum Santripreneur Award 2018 kategori Boga Olahan Makanan Tingkat Nasional dan dinyatakan lolos oleh Indonesian Innovation and Invention Promotion Association (INNOPA) melalui suratnya bernomor: 1440/NO /SL XXII /2018.

Santripreneur Award 2018 merupakan event digelar Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) bersama Santripreneur Indonesia pada acara Indonesia Syariah Fair 2018, yang dibuka Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada 27 November 2018 di Kartika Expo Balai Kartini Jakarta.

Pada even tersebut, Ja’far juga berhasil meraih juara 1 Santripreneur Award 2018 kategori boga Tanaman Langka (olahan pangan) lewat Koperasi Bumi Balakka Paluta.

“Produksi olahan pangan Balakka adalah berupa aneka makanan hasil inovasi Balakka dan ramuan Balakka yang merupakan tanaman langka di Paluta. Seperti ini,” ujar Ja’far. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.