Kemenkop UKM dan Kemenperin Bersinergi dengan Dekranas dan TP-PKK Gelar Pelatihan UMKM Perngrajin di Babel

Pipnews.co.id, Pangkal Pinang – Untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) UMKM pengrajin di Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kementerian Koperasi-UKM dan Kementerian Perindustrian melakukan sinergi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Tim Penggerak PKK. Realisasinya, kegiatan terkait hal tersebut telah digelar dari Rabu – Jumat (14-16 November).

Mereka berharap atas dilaksanakannya peningkatan kapasitas SDM ini mampu manikan produktivitas dan daya saing produk kerajinan unggulan daerah yang berbasis kearifan lokal, sehingga dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas, Bintang Puspayoga menyampaikan, kegiatan yang bertema ‘Kebangkitan Cual dan Kriya Bangka Belitung’ tersebut, terdiri dari tujuh jenis kegiatan pelatihan dengan menyertakan 405 orang dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bangka Belitung.

Adapun rincian kegiatan pelatihan/sosialisasi tersebut meliputi, sosialisasi program LPDB-KUMKM dalam rangka penyaluran dana bergulir, sosialisasi KUR, pelatihan perkoperasian, pelatihan kewirausahaan, pelatihan vocational keterampilan teknis pewarnaan batik Babel secara alami bagi SDM KUMKM, Bimtek peningkatan kualitas produk KUMKM, dan Bimtek Industri Kecil dan Menengah pakaian jadi berbahan cual.

Bintang menambahkan, Provinsi Babel menupakan daerah yang memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah di berbagai sektor. Antara lain, produk UMKM unggulan yang berbasis budaya, seperti handycraft, tenun cual, batik dan kuliner serta potensi pariwisata yang berbasis budaya dan keindahan alam. “Potensi tersebut perlu terus dikembangkan secara lebih luas dan komprehensif dari hulu sampai dengan hilir,” ujarnya, pada Kamis (15/11).

Dengan adanya kegiatan tersebut imbuh Bintang, diharapkan dapat mendukung percepatan peningkatan produktivitas dan daya saing UMKM pengrajin, dari kelompok binaan Dekranasda dan TP PKK Provinsi Babel.

Sementara itu Ketua Dekranas, Mufidah Jusuf Kalla, menyampaikan bahwa ada beragam jenis industri yang bervariasi, mulai dari skala mikro hingga skala menengah masih mengalami banyak kendala, seperti permodalan, pemasaran, teknik produksi dan lain sebagainya. Selain itu kata Mufidah juga terjadinya persaingan di pasar global yang semakin ketat.

Untuk itu lanjut istri Wapres Jusuf Kalla ini diperlukan upaya-upaya nyata guna mendorong para pengrajin agar lebih giat lagi dan dapat bersaing. Mengingat potensi kerajinan cukup besar di Provinsi Bangka Belitung. “Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan produk-produk kerajinan yang berdaya saing, sehingga laku di pasaran,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sebagai mitra pemerintah, Dekranas telah melakukan berbagai program dan kegiatan dalam membina dan mengembangkan UKM kerajinan di seluruh nusantara.

Sedangkan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan dalam sambutanya menyampaikan, bahwa industri kecil hingga menengah diakui sedang bangkit di wilayahnya. Disamping itu, Pemprov Babel juga mendukung pemerintah pusat dalam mewujudkan 1001 digital entrepreneur di Indonesia. “Jadi sudah selayaknya wilayah provinsi Babel mendapatkan sentuhan dari pemerintah pusat di tengah keterbatasan pemerintah daerah,” tandasnya. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.