Kemenperin Beri.Bantuan Mesin dan Peralatan IKM di Sukabumi

Pipnews.co.id, Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya mendorong peningkatan kualitas produk Industri Kecil dan.Menengah (IKM) agar semakin berdaya saing, terutama di tengah kondisi sulit akibat pandemi Covid-19. Program strategis yang dilakukan antara lain dengan memberikan bantuan fasilitas mesin dan peralatan agar IKM lebih produktif sekaligus mengekspansi usahanya.

Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah dan Aneka (IKMA), baru-baru ini menyelenggarakan seremoni kegiatan fasilitasi mesin dan peralatan, secara daring bagi IKM logam dengan menyerahkan satu set mesin powder coating, kepada sejumlah Kelompok Usaha Bersama (KUB) IKM Logam di Kabupaten Sukabumi.

Menurut Direktur IKM Logam Mesin Elektonika dan Alat Angkut Ditjen IKMA Kemenperin Endang Suwartini, bahwa fasilitasi mesin peralatan itu mudah-mudahan dapat menjadi solusi kebutuhan IKM. “Alat tersebut semoga dapat mendukung peningkatan kuantitas dan kualitas produk IKM terutama pada tahap finishing,” ujarnya dalam siaran pres.

Kegiatan fasilitasi mesin peralatan bagi IKM Logam di Kabupsten Sukanumi itu, imbuh Endang dibarengi dengan pendampingan operasional mesin. Sehingga IKM dapat menggunakan mesin tersebut secara optimal, sekaligus menambah wawasan mengenai proses powder coating. Adapun fasilitasi mesin yang diberikan kepada IKM Logam tersebut antara lain, LGP Oven Powder Coating, Sipray Both plud Dust Collector dan mesin Powder Coating sebabyak satu unit.

Sementara itu Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini, pihaknya berkomitmen untuk tetap aktif melakukan penguatan dan pengembangan sektor industri, khususnya IKM di setiap daerah di Indonesia. Dengan tetap memenuhi ptotokol kesehatan, Kemenperin mendukung agar roda ekonomi nasional terus bergerak dengan menyuseskan produk IKM dalam negeri menuju kemandirian industri nasional.

“Para pelaku IKM kita harapkan dapat memanfastkan fasilitasi yang diterima, untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas. Hal ini agar IKM dapat terus berproduksi dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional,” pungkas Gati. (Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.