Ketua Dekopinwil DKI Jakarta: Koperasi Harus Miliki Daya Saing Ekonomi Kuat di Tingkat Wilayah Maupun Global

Pipnews.co.id, Jakarta – Koperasi Supaya memiliki daya saing ekonomi yang kuat di tingkat wilayah maupun global. Terlebih dahulu harus membangun kemitraan yang kokoh dan pengembangan pasar.

Demikian ditegaskan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi DKI Jakarta, Ir Soeryo Bawono, pengakuannya dalam acara musyawarah wilayah (Muswil) periode 2020-2025, di Gedung Graha Dirgantara, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (19/08).

Acara Muswil Dekopin DKI Jakarta dihadiri oleh anggota, pengurus, pengawas dan penerima korum. Rapat tersebut berlangsung tertib dan mewakili aspirasi masing-masing anggota. Serta menghasilkan keputusan bersama. Sesuai tema yang diusung “Demi mewujudkan kemitraan koperasi dan pasar yang kuat menuju masyarakat sejahtera”.

Masih lanjut Soeryo, bahwa upaya membangun kemitraan dan mengembangkan pasar itu sangat penting, untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan dari para pemodal. Awalnya kata dia, mengembangkan kemitraan sesama anggota dulu, setelah itu akan dikembangkan pasarnya.

“Jadi koperasi utama-koperasi ini memiliki kemampuan dan potensi yang bagus, namun juga punya kelemahan di pasar. Sehingga pasarnya kita kembangkan dulu, setelah pasarnya kuat modal justru akan datang,” katanya.

Imbuh Soeryo, intinya tidak bicara permodalan dulu, tapi kekuatan pasar lebih diutamakan. Untuk mewujudkan kemitraan dan pasar yang kuat, ia mengaku telah memiliki program yang memperbanyak kemitraan di setiap wilayah di DKI Jakarta.

“Salah satu program yang akan kita kembangkan adalah menumbuhkan koperasi di RT / RW di Jakarta, sehingga bisa menjadi kekuatan ekonomi bagi warganya di sekitar RW tersebut,” tandasnya lagi.

Selain itu kata Soeryo, perlu menjalin kemitraan dan kebersamaan untuk menghadapi situasi saat ini. Memberikan selama masa pandemi covid-19 memberikan dampak sangat terasa bagi ekonomi warga masyarakat.

Lanjut Soeryo, contohlah kebersamaan yang dilakukan ibu selama masa covid-19 ini, bagaimana mereka bisa menghidupi keluarga, dengan membuat makanan untuk tetangga dan lainnya sehingga menghasilkan pendapatan bagi mereka (ibu-ibu) sendiri.

Strategi kata lainnya Soeryo, dalam menghadapi masa pandemi ini, Ia akan mengambil langkah-langkah strategis untuk menilai ekonomi kemitraan koperasi. Minimalnya kata dia, satu tahun lagi pihaknya harus menjalani hidup dengan normal baru yang ada ini.

Kemudian gerakan koperasi akan mengambil langkah-langkah strategis. Diantaranya akan mengembangkan komunitas sesama koperasi yang bisa mengembangkan bisnis internal. “Terbukti bahwa komunitas bisnis seperti itu akhir-akhir ini, menjadi sebuah potensi yang luar biasa. Nah Yang ini akan kita gali dan kembangkan. Jadi saya akan fokus terhadap koperasi bisnis ini, ”pungkasnya. (esawe).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.