Daerah

Ketua KPUM Minta Menkop dan UKM Teten Masduki, Ikut Berperan Menyiasati agar Pengemudi Angkot Dapat Bansos dari Pemerintah

Pipnews.co.id, Medan – Merebaknya pandemi Corona atau virus Covid-19 yang melanda seluruh tanah air, dan dilanjutkan dengan turunnya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemeritah. Secara langsung telah membawa dampak kurang baik terhadap sosial ekonoi masyarakat yang semakin terpuruk. Tak terkecuali kalangan sopir Angkutan Kota (Angkot) di kota Medan juga kena imbasnya. Khususnya sopir Angkot yang tergabung dalam keanggotaan Koperasi Pengangkutan Umum Medan (KPUM).

Lantaran itu, untuk membantu meringankan beban kalangan sopir ini, Pengurus KPUM di bawah pimpinan Jabmar Siburian (Ketua Umum KPUM) telah mengambil inisiatif memberikan bantuan berupa sembako kepada mereka sopir Angkot. “Sedikitnya ada 1.300 paket sembako yang kita bagikan dan semuanya anggota KPUM,” katanya kepada Pipnews melalalui keterangan tertulis (16/5).

Selain memberikan sembako, termasuk beras seberat 6,5 ton kepada para pengemudi, karyawan dan para mandor di lapangan juga masker. Tidak itu saja, empat terminal utama angkutan kota di Medan diantaranya Amplas, Pinangbaris dan Sambu juga disemprotkan disinfektan oleh KPUM, imbuh Jabmar Siburian.

Selanjutnya, melalui kapasitasnya yang juga sebagai orang nomor satu di Gerakan Koperasi Sumatera Utara (Ketua Dekopinwil Sumut) Jabmar meminta kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, untuk ikut berperan menyiasati bagaimana supaya anggota koperasi di KPUM juga mendapat Bantuan Sosial (bansos) dari pemerintah. “Sudah disurati dan kita tunggu saja jawabannya,” tutur Jabmar yang telah dianugerahi Penghargaan Satyalancana Wirakarya oleh Presiden Joko Widodo ini.

Masih jelas Jabmar yang juga Ketua Umum Pusat KUD (Puskud) Sumatera Utara ini mengatakan, saat ini KPUM memiliki armada 6.000 unit angkutan umum, terdiri atas angkot, taksi, angkutan parawisata dan Bentor (beca bermotor). Di luar itu juga punya unit usaha SPBU, Perbengkelan, Perumahan. BPR dan Simpan Pinjam.

Selain punya sederet ruko yang dijadikan sebagai perkantoran di Pasar Sambu Medan, KPUM kini memiliki perkantoran megah bertingkat empat di Jalan Sisingamangaraja Medan, persis bersebelahan dengan SPBU milik KPUM. Kantor yang dibangun dengan biaya Rp 7 miliar ini diresmikan tahun lalu oleh Menkop dan UKM AAGN Puspayoga. (Yan).

admin

Eko Priyanto lahir di kota Wonosobo 27 April 1982, Alumni Sistem Informasi disalah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta dan memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom). Memulai mengenal pemograman website sejak tahun 2007 hingga sekarang. Saat ini fokus sebagai profesional Web Design dan menjadi penulis dibeberapa blog tutorial miliknya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button