Koperasi Angkutan Umum Medan Miliki Kantor Megah Betingkat Empat

Pipnews.co.id, Medan (29/3) – Satu lagi prestasi gemilang dicapai Koperasi Angkutan Umum Medan (KPUM), yaitu mampu membangun kantor baru yang lebih megah dan reprenstatif serta letaknya berada ditempat strategis di Jalan Sisingamangaraja kota Medan, Sumatera Utara, persis bersebelahan dengan SPBU milik KPUM.

Gedung kantor bertingkat empat yang dibangun dengan biaya sekitar Rp 7  miliar ini baru saja diresmikan penggunaannya oleh Menteri Koperasi dan UKM,  AAGN Puspayoga. Peresmian dilaksanakan pada 28 Maret 2019 , bersamaan dengan penyelangaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPUM Tahun Buku 2018.

Dalam sambutannya Puspayoga mengatakan, Koperasi adalah suatu perkumpulan orang dan bukan kumpulan modal yang bertumpu pada segelintir orang. Karena itu, koperasi  harus memperbesar jumlah anggotanya untuk kesejahteraan bersama.

Dijelaskannya, koperasi sebagai kumpulan orang merupakan jalan menuju pemerataan kesejahteraan. Karena itu, dia menegaskan koperasi tidak boleh lagi hanya papan nama, tetapi harus mampu tumbuh dan besar.

“Koperasi memang harus memiliki banyak anggota, koperasi tanpa anggota tidak ada artinya,” kata Puspayoga.

Dikemukakan, Presiden Jokowi juga menjadikan prioritas pemerataan kesejahteraan dalam pertumbuhan ekonomi. Namun, dia mengatakan capaian itu membutuhkan proses untuk negara besar seperti Indonesia. 

Melalui program Reformasi Total Koperasi, sumbangan ekonomi terhadap negara dari koperasi atau PDB juga meningkat dari 1,71 persen tahun 2014 naik menjadi 4,48 persen pada 2017. Menteri yakin, PDB koperasi tahun 2018 sudah naik lagi melampaui 5 persen.  

Menteri Puspayoga mengapresiasi KPUM yang dinilai mampu berkembang melalui diversifikasi usaha. KPUM yang merupakan koperasi transportasi terbesar di Indonesia. Ketua Umum KPUM, Jabmar Siburian

Sementara itu, Ketua KPUM Jabmar Siburian mengatakan diversifikasi usaha dilakukan agar koperasi dapat berkembang dengan baik karena usaha transportasi konvensional menghadapi tantangan dari bisnis transportasi online.  

Namun, Jabmar mengatakan pihaknya akan melakukan berbagai perubahan dalam teknologi agar usaha transportasi ini tidak tertinggal. “Kalau tidak ada perubahan bisnis transportasi hanya akan tinggal nama,” katanya. 

Masih oleh Jabmar Siburian dikatakan, dengan selesainya pembangunan kantor baru, maka semua aktivitas KPUM sehari-hari akan pindah ke sana. Sedang kantor lama yang terdiri dari enam unit Ruko berlantai dua di Jalam Rupat – Pasar Sambu Medan, akan dikontrakkan kepada pihak lain. “Bahkan jika perlu, bisa juga dijual untuk menambah permodalan,” imbuh Jabmar lagi.

KPUM adalah memang koperasi sukses dan merupakan koperasi angkutan paling besar dan berjaya di Indonesia dengan jumlah armada 6.000 unit, yang terdiri dari beberapa jenis angkutan. Antara lain Angkot, Bus Antar Kota antar Provinsi, Bus Prawisata, Taxi Matra dan Bentor (beca bermotor).

Di luar itu, KPUM juga punya harta kekayaan berupa perbengkelan, unit perumahan, unit simpan pinjam, BPR dan SPBU. “Jika ditotal semua, asetnya bisa mencapai Rp 100 miliar,” ujar Jabmar. Ia menambahkan Sisa Hasil Usaha (SHU) KPUM tahun buku 2018 tercatat Rp 772,9 miliar.

Sekadar diketahui, Jabmar Siburian, selain sebagai Ketua Umum KPUM, ia adalah juga Ketua Umum Pusat KUD Sumatera Utara. Kecuali itu hingga sekarang, ia adalah juga orang nomor satu di gerakan koperasi se Sumatera Utara dengan jabatan sebagai Ketua Dewan Koperasi Wilayah (Dekopinwil) Sumut.

Selain Jabmar Siburian, KPUM Medan kini diurusi sejumlah personil, antara lain Drs H Asril Muas Tanjung, Sekretaris I KPUM Halashon Rajagukguk, Ali Akram, Ketua Nimbang Purba dan Bendahara Jiwa Surbakti. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.