Koperasi Keluarga Besar Semen Padang Bukukan SHU Rp 9,3 Miliar

Pipnews.co.id, Padang – Koperasi Keluarga Besar Semen Padang (KKSP) memperlihatkan kinerja yang menggembirakan pada 2017. Hal itu terlihat dari pencapaian Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 9,3 miliar, atau meningkat 5,9 % dari SHU tahun 2016, sebesar Rp8,78 miliar.

“Alhamdulillah selama 2017 KKSP berhasil melakukan berbagai pencapaian, di antaranya investasi jangka panjang 2017 mencapai Rp76,3 miliar. Hal ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 73,65 miliar. Begitu pula dengan omset penjualan naik dari Rp150,34 miliar di 2016 menjadi Rp190 miliar pada 2017,” kata General Manager KKSP, Novinaldi pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Wisma Indarung, pekan lalu.

Novrinaldi mengatakan untuk 2018 ini besaran SHU ditargetkan sebesar Rp10 miliar. Untuk mencapai target itu maka KKSP akan mengembangkan lini usaha baru, yakni pemasaran split yang diproduksi tambang PT Semen Padang.

“Selain itu, kita juga melihat peluang bisnis yang lain, yaitu sebagai pengangkut fly ash dari beberapa titik di perusahaan, pembangkit tenaga listrik di PLN yang dibutuhkan oleh perusahaan,” imbuhnya lagi..

Ketua Dewan Pengawas KKSP Ampri Satyawan mengatakan, pengelolaan KKSP di tahun buku 2017 cukup baik. Hanya perlu dilakukan penajaman pengelolaan terutama dengan semakin meningkatnya aktivitas penjualan di perusahaan, sehingga pola-pola yang terkait penjualan juga harus dikawal dengan aturan penjualan yang tentunya juga ditingkatkan, misalnya dengan manajemen piutang,” ujarnya.

Saat ini lanjut Ampri, KKSP telah memiliki delapan unit usaha. Yaitu Toserba, Simpan Pinjam, Varia Usaha, Perdu Suplier, Perdu Bon Material, Kontraktor & Cleaning Service Indarung, Pabrik Kantong & CS Teluk Bayur, dan Semen Curah.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang Yunisman yang turut hadir dalam acara pembukaan mengatakan koperasi adalah lembaga ekonomi yang potensial, terutama dalam menunjang ekonomi kerakyatan di Sumbar.

Kata dia, KKSP adalah memang koperasi sukses dan cemerlang di Sumatera Barat. Pada tahun 2014, koperasi ini meraih penghargaan tertinggi dengan menyandang gelar sebagai Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2014. Ketua Dewan Pengawas KKSP Ampri Satyawan mengatakan, pengelolaan KKSP di tahun buku 2017 cukup baik. Hal ini terlihat dari laporan audit tahunan yang disampaikan.

KKSP saat ini memiliki delapan jenis usaha, yakni Toserba, Simpan Pinjam, Varia Usaha, Perdu Suplier, Perdu Bon Material, Kontraktor & Cleaning Service Indarung, Pabrik Kantong & CS Teluk Bayur, dan Semen Curah. (Sgl/Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*