Koperasi Kopsa M Kampar Riau Gelar RAT Secara Tertulis Lantaran Pandemi Covid Masih Berkelanjutan

Pipnews.co.id, Kampar – Koperasi Petani Sawit Makmur   (Kopsa M) yang beralamat Unnamen Road Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau akhirnya terpaksa menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2020 ‘secara tertulis’.

Hal ini dilakukan seperti itu, karena memang sangat tidak memungkinkan untuk pelaksanaan RAT secara tatap muka dan berkumpul di dalam gedung, lantaran pandemi.Covid-19 masih terus berkelanjutan.

“Karena itu, demi menghindari     RAT yang mengundang kerumunan banyak orang, maka salah satu jalan terbaik untuk pelaksanaan RAT, adalah RAT secara tertulis. Artinya kita membuat laporan pertanggungjawaban kepada masing masing anggota secara tertulis, dan itu sudah mulai kita kirim dan sebar sejak 18 Juni yang lalu,” kata Sekretaris Koperasi Kopsa M Henni Puspita Sari dalam keterangan tertulis (26/6).

Meskipun demikian lanjut Heni, pelaksanaan RAT secara tertulis ini, adalah juga untuk memenuhi permintaan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (Disdagkop-UMK) Kabupaten Kampar yang sebelumnya telah menyebar surat edaran terkait pelaksanaan RAT Koperasi di Kabupaten Kampar.

Dalam surat edaran itu, Disdagkop-UMK selaku pembina telah meminta kepada pengurus Koperasi Kopsa M agar dalam pelaksanaan RAT mempedomani Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 19 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan RAT dan Surat dari Satgas Penanganan  Covid-19 Kabupaten Kampar tentang pelaksanaan RAT Koperasi di masa pandemi.

Masih dalam edaran itu dijelaskan, bahwa sehubungan dengan hasil rapat Tim Satgas  Penanganan Covid-19 Kabupaten Kampar tgl 24 Juni 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarajat (PPKM), maka disarankan agar tidak melaksanakan RAT secara tatap muka, demi menghindari  kerumunan.

“Poinnya menegaskan, bahwa penyelenggaraan RAT dapat dilaksanakan dengan sistem tertulis, jika tidak dimungkinkan menghadirkan anggota dalam satu tempat,” ujar Henni.

Koperasi Kopsa M, adalah koperasi yang bergerak di sektor bisnis kelapa sawit di antanya jual beli Tandan Buah Segar (TBS) yang setiap bulannya bisa mencapai 825 ton. Koperasi ini memiliki anggota sekitar 850 orang petani sawit yang mengelola kebun sawit seluas 1.650 hektar dan mendapat pembinaan dari BUMN PTP Nusantara V, karena memang lokasinya saling berdekatan. (Yannes).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.