Kospin Jasa Memang Luar Biasa, Itu Kata Menteri Koperasi Puspayoga

Pipnews.co.id, Pekalongan – Saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa yang digelar di Kompleks Pesantren Modern A Djunaid Pekalongan, Jawa Tengah pada 10 Maret 2018, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengaku sudah empat kali ke Pekalongan membuka RAT Kospin Jasa.

“ Ini adalah RAT Kospin Jasa yang ke empat kalinya saya hadiri. Entah apa alasannya. Tapi yang pasti saya memang rajin datang ke Pekalongan, meskipun harus mengeluarkan energi, karena jauh dari Jakarta. Tapi terus terang saja dimata saya Kospin Jasa memang luar biasa,” tutur Puspayoga.

Ia mengatakan. jika ditambah lagi dengan ketika ia masih menjabat sebagai walikota Denpasar selama dua periode dan sebagai Wakil Gubernur Bali satu periode, maka kunjungannya ke kota Pekalongan sudah sembilan kali. Karena sebelum menjadi menteri, ia mengaku sudah lima kali ke Pekalongan.

Puspayoga mengatakan, salah satu keunggulan, yang dimiliki Kospin Jasa, adalah kemampuannya menghimpun aset lumayan besar. Lantaran itu wajar kalau Kospin Jasa dinobatkan sebagai koperasi paling berjaya serta paling besar di Indonesia, seperti pernah dilansir Majalah Peluang.

“Bahkan tidak itu saja, Kospin Jasa adalah juga koperasi pertama di Indonesia yang mampu melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), melalui anak perusahaannya, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi (JMAS). Pada 12 Desember lalu perusahaan asuransi ini telah menggelar aksi korporasi berupa penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di BEI. Saya yang waktu itu meluncurkannya,” kata Puspayoga.

Masih yang pertama, Puspayoga juga mengungkapkan, bahwa Kospin Jasa adalah koperasi pertama yang telah diizinkan pemerintah untuk ikut serta menyalurkan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang saat ini suku bunganya cukup murah, yaitu 7 % pertahun. Kata dia, sebelumnya KUR hanya boleh disalurkan Perbankan.

Sementara itu, Ketua Umum Kospin Jasa Andi Arlsan Dujanaid dalam sambutannya mengatakan kinerja Kospin Jasa berhasil mencatatkan sejumlah pencapaian positif meski situasi ekonomi makro mengalami perlambatan.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diprediksi 5,2% hanya tercapai 5,1%. Kondisi ini sangat berpengaruh kepada ekonomi sektor riil. Hampir seluruh perbankan nasional, tidak berhasil mencapai target seperti yang direncanakan.

“Walau di tengah kesulitan seperti itu semua bekerja keras dan saya berterimakasih kepada anggota tetap loyal mengembangkan Kospin Jasa. Tahun 2017, meski target tidak tercapai optimal, namun tetap terjadi pertumbuhan positif terhadap kinerja keuangan dan banyak hal yang dicapai oleh Kospin Jasa,” kata Andi.

Dia memaparkan pada tahun 2017, Kospin Jasa berhasil mencatatkan aset Rp 6,428 triliun untuk layanan keuangan konvensional, tumbuh 11,44% dari tahun 2016 yang membukukan Rp 5,768 triliun. Diakuinya, untuk layanan keuangan konvensional biasanya mampu mencapai pertumbuhan di atas 15%.

Adapun simpanan tahun 2017 berhasil mencapai Rp 5,7 triliun naik 15,68% dari tahun 2016 yang besarnya Rp 4,9 triliun. “Hanya saja pinjaman tidak tumbuh signifikan, hanya 2,78%. Saya imbau anggota yang membutuhkan modal usaha datanglah ke Kospin Jasa,” kata Andi.

Peningkatan yang sangat baik justru ditunjukkan oleh kinerja keuangan syariah. Pada 2017, aset layanan syariah tumbuh 16,94% menjadi Rp 1,5 triliun dari sebelumnya Rp 1,3 triliun. Simpanan juga menunjukkan kenaikan yang tinggi, yakni Rp 1,49 triliun atau tumbuh 18,82%. Di sisi lain pinjaman tumbuh 12,8%.

Andi mengatakan, apabila aset simpan pinjam konvensinal digabung dengan aset layanan simpan pinjam Syariah, maka total aset Kospin Jasa pada 2017 tercatat sebesar Rp 7,928 trilun. Jumlah itu didapat dari Rp 6,428 triliun (aset konvensionl) ditambah Rp 1,5 trilun (aset alayan syariah).

Dia mengatakan sejumlah capaian tahun 2017 bagi Kospin Jasa sangat membanggakan, terutama dengan anak perusahaan Kospin Jasa, perusahaan asuransi jiwa syariah PT Jasa Mitra Abadi Syariah (JMAS) mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sejumlah produk keuangan juga dikeluarkan Kospin Jasa, seperti tabungan prima untuk menarik anggota lebih banyak lagi.

Pada 2018, Andi mengatakan, akan menjadi tahun yang cukup menantang karena disebut sebagai tahun politik dengan adanya pelaksanaan Pilkada.

Namun,ditegaskan Andi, Kospin Jasa akan tetap bekerja keras di tahun politik ini dan tidak akan terpengaruh. Bahkan, Kospin Jasa telah mengakuisisi perusahaan asuransi umum syariah Takaful Umum pada Januari 2018. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*