LKM yang Sudah Punya Izin Usaha di ex Karesidenan Banyumas 14 Unit

Pipnews.co.id, Purwokerto – Hingga Desember 2018, baru ada 14 Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang telah mendapatkan izin bersyarat maupun izin usaha di wilayah eks Karesidenan Banyumas, dengan usaha konvensional dan syariah.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto, Sumarlan dalam sambutan tertulisnya mengatakan, sebaran LKM tersebut antara lain di wilayah Kabupaten Banyumas terdapat tiga LKM/LKM syariah, menyusul Purbalingga terdapat tiga LKM, Banjarnegara enam LKM dan Cilacap satu LKM syariah.

Ia menambahkan, masing-masing LKM tersebut berasal dari pengembangan usaha agribisnis pertanian, koperasi jasa keuangan syariah, dan transformasi BKD  dan badan khusus pemberdayaan masyarakt di lingkungan pesantren melalui bank wakaf mikro.

Dalam Undang-Undang No 1 Tahun 2013 tentang LKM yang berlaku mulai 2015, dinyatakan bahwa pembinaan, pengaturan dan pengawasan LKM dilakukan oleh OJK. Dalam melakukan pembinaan dan pengawasan LKM, OJK melakukan koordinasi dengan kementerian yang menyelenggarakan urusan koperasi dan Kementerian Dalam Negeri.

Mengutip Siara Merdeka.com, Sumarlan mengatakan, pembinaan dan pengawasan LKM didelegasikan kepada pemerintah daerah atau kabupaten/kota. Dalam hal pemerintah daerah kabupaten/kota belum siap, maka OJK dapat mendelegasikan pembinaan dan pengawasan kepada pihak lain yang ditunjuk.

OJK, kementerian yang menyelenggarakan urusan koperasi dan Kementerian Dalam Negeri, kata dia, harus menginventarisasi LKM yang belum berbadan hukum. Apalagi, manfaat menjadi LKM positif untuk mendukung operasional lembaga keuangan tersebut. (Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.