Manfaatkan Teknologi Digital, Produk UMKM Papua Bisa Mendunia


Pipnews.co.id, Jayapura – Kementerian Koperasi dan UKM meminta kepada para pelaku Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) di Provinsi Papua untuk memanfaatkan teknologi digital. Dengan menggunakan teknologi tersebut untuk maka para pelaku KUMKM yang kini memiliki produk-produk lokal khas tanah Papua bisa dipasarkan dengan menggunakan teknologi tersebut. Sehingga usaha mereka akan berkembang.

Demikian ditegaskan Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenkop dan UKM, Rulli Nuryanto, dalam acara peningkatan kapasitas SDM koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) di Jayapura, Papua, Senin (5/8).

Rulli yang dalam kunjungan kerja didampingi Asdep Pengembangan Peran Serta Masyarakat, Hariyanto dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Papua, Luther Bonggoibo, memaparkan, masyarakat Papua yang memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman produk-produknya, harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi saat ini, yaitu beradaptasi dengan industri 4.0. “Melalui platform e-commerce inilah produk-produk Papua yang unik akan mudah dipasarkan, dan tidak seperti sekarang ini yang hanya sebatas toko atau warung lokal saja di Papua,” ungkapnya dihadapan 120 para peserta pelatihan.

Ia menambahkan, dengan menggunakan platform e – commerce menjadi solusi pemasaran bagi masyarakat Papua. Apalagi berdasarkan data dan fakta selama ini, sudah ada jutaan orang bertransaksi menggunakan fasilitas maya bernama digital tersebut. “Melalui penggunaan platform e – commerce produk seperti kerajinan kulit, olahan sagu, anyam-anyaman, makanan dan lain-lain dari Papua itu akan mudah terjual,” jelasnya lagi.

Rulli pun menyakini, ini bisa dilakukan di Papua, asalkan pelaku KUMKM-nya bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada. Untuk merangsang pelaku KUMKM tersebut, imbuh dia, Kemenkop dan UKM memberikan enam program sekaligus untuk penguatan SDM. Diantaranya pelatihan vocational bagi organisasi masyarakat dan pemuda, pelatihan vocational berbasis e – commerce, pelatihan vocational bagi kelompok strategis, pelatihan akutansi dan penyusunan laporan keuangan, pelatihan bagi pengelola LKM berbasis kompetensi, pelatihan vocational untuk daerah tertinggal.

Dengan banyaknya program tersebut, Rulli berharap, diimbangi dengan pengetahuan, wawasan baru, peningkatan kualitas produk serta omzet bisnis yang dikembangkannya. “Mudah-mudahan ini bisa diperoleh dari para peserta yang hadir dalam acara ini,” tutur Rulli.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Papua, Luther Bonggoibo, juga menambahkan, bahwa sudah saatnya masyarakat Papua memanfaatkannya dengan baik mengenai program-program yang ditawarkan oleh pemerintah. Apalagi semua program yang diberikan oleh Kemenkop UKM itu berbasis pada penguatan SDM untuk KUMKM.

Luther Bonggoibo mengakui, masyarakat Papua bisa maju dengan pesat seperti provinsi-provinsi lainya, apabila ada keseriusan untuk menekuninya. “Saya menyakini itu bisa karena masyarakat dan pelaku KUMKM ingin sama – sama memajukan Papua,” tandasnya. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.