Omset Pembiayaan Koperasi Syariah BMI Tangerang Rp 2,5 Triliun

Pipnews.co.id, Tangerang 18 Januari 2017

Luar biasa, kalau tak boleh dikatakan mencengangkan. Setidaknya, itulah catatan yang patut diutarakan dari pertumbuhan bisnis yang dialami Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah-BMI) Tangerang.

Bukan apa-apa, harta kekayaan Kopsyah BMI memang meningkat signifikan pada satu tahun terakhir ini. Sebagai contoh, apabila pada 2016 total aset masih  tercatat sebesar Rp 320,76 miliar, tak demikian lagi pada Desember 2017, meningkat menjadi Rp 441,29 miliar, atau naik 28 persen.

Hebatnya lagi omset pembiayaan dan pinjaman yang disalurkan kepada para anggota juga melonjak menjadi Rp 2,5 trilun. Dari perputaran usaha ini kemudian diraup keuntungan berupa Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 12,548 niliar. Suatu jumlah yang tentunya cukup “wah” untuk sebuah koperasi syariah.

Terungkap dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopsyah BMI tahun buku 2017 yang digelar di Sipring Club Summarecon Serpong, Tangerang pada 17 Januari 2018, bahwa pesatnya pertumbuhan omset dan aset koperasi ini, erat kaitannya dengan jumlah keanggotaan yang juga tumbuh signifikan.

“Kini, jumlah anggota Kopsyah BMI sudah tercatat 130.581 orang,” tutur Ketua merangkap Presiden Direktur Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara kepada Pipnews.co.id,  seusai pembukaan RAT.

Dalam catatan Pipnews.co.id, Kopsyah BMI berada pada urutan kelima terbesar di Indonesia dilihat dari jumlah anggotanya. Paling besar adalah Koperasi Kredit (Kopdit) Lantang Tipo dari Sanggau, Kalimantan Barat dengan jumlah anggota 165.231 orang.

Hadir dalam acara RAT yang dibuka Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM Agus Muharram,  Ketua Harian Dekopin Agung Sudjatmoko, Sekda Kabupaten Tangerang serta ribuan orang anggota Kopsyah BMI.

Kamaruddin mengatakan semua anggota yang disebutkan tadi, tersebar di lima kabupaten dan kota di provinsi Banten. Yaitu Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Para anggota itu dilayani melalui 5 unit Kantor Cabang dan 37 unit Kantor Cabang Pembantu.

Lantas, dari mana koperasi yang berkantor pusat di Ruko The Times Square No. 83318 Jalan Boulevard Andalucia Paramount Land Tangerang ini hingga mampu menghiumpun aset sebesar disebutkan tadi. “Tidak dari mana-mana, sebagian besar aset itu dihimpun melalui simpanan dan tabungan  anggota,” ujar Kamaruddin.

Kata dia, dalam menghimpun permodalan Koperasi yang dipimpinnya tidak hanya mengandalkan simpanan pokok dan simpanan wajib. Di luar itu Kopsyah BMI juga menerbitkan produk-produk simpanan yang ditawarkan kepada para anggota dan diberikan jasa.

Sebut saja misalnya Simpanan Berjangka (Sijaka) adalah satu diantaranya. Lainnya, Simpanan Umroh, Simpanan Haji, Simpanan Sanitasi & Air, Simpanan Qurban, Simpanan Pendidikan (Sicerah), Simpanan Hari Tua (Siharta) dan Simpanan Sukarela. “Melalui simpanan-simpanan inilah Kopsyah BMI menghimpun permodalan,” imbuh Kamaruddin. Seraya menambahkan, permodalan ini selanjutnya diolah dan diputar menjadi modal pembiayaan dan pinjaman yang disalurkan kepada para anggota yang membutuhkan.

Kata dia, ada dua jenis produk pembiayaan yang dikemas untuk melayani anggota. Pertama Pembiayaan Produktif untuk usaha Mikro Mitra Usaha (MMU), Mikro Mitra Mandiri (MMM) dan Mikro Mitra Ternak. Yang kedua disebut Pembiayaan Investsi, meliputi Mikro Tata Griyaq (MTG), Mikro Tata Cendikia (MTC), Mikro Tata Sanitasi (MTS), Mikiro Tata Air (MTA), Pembiayaan Umroh dan Pembiayaan KPR Tanpa DP.

Kepada Pipnews Kamaruddin mengaku, plafon pembiayaan paling besar yang pernah diberikan kepada seorang anggota sebesar Rp 60 juta. “Tapi itu diberiikan tanpa agunan,” ujarnya merasa bangga.

Ia mengatakan, sebagai koperasi yang bergerak di sektor pembiayaan dengan pola syariah,  Kopsyah BMI memang wajib menjalankan visi dan misinya sesuai Syariat Islam. Maka itu tema yang diambil dalam RAT kali ini mengambil topik  “Menjadi Koperasi Syariah Yang Mandiri, Berkarakter dan Bermartabat untuk Kemaslahatan Anggota dan Masyarakat Ekonomi Islam.

Sekadar diketahui, bersamaan dengan RAT, Kopsyah BMI juga mengundi doorprize berupa  dua paket hadiah Umroh untuk anggota dengan total biaya Rp 70 juta. Seremonial RAT juga diwarnai dengan pemberian cendramata kepada sejumlah mitra kerja Kopsyah BMI. (Yan)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.