Pagu Anggaran Subsidi KUR 2018 Ditetapkan Rp 13,66 Triliun

Pipnews.co.id, Pekanbaru 2Februari 2018

Pemerintah terus menunjukkan keberpihakan kepada usaha mikro, kecil dan menegah (UMKM) untuk meningkatkan akses pada sumber pembiayaan. Sebagai contor, target alokasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bertambah dari Rp 110 triliun pada 2017 menjadi menjadi sebesar Rp 120 triliun pada 2018.

“Kecuali itu, suku bunga KUR juga mengalami penurunan dari sebelumnya 9 persen pertahun (2017) menjadi 7 persen pertahun (2018)” kata Asisten Deputi Bidang Asuransi, Penjaminan dan Pasar Modal pada Deputi Bidang Pembiayaan, Kementerian Koperasi dan UKM, Willem Halomoan Pasaribu dalam acara Sosialisasi Program KUR perdana tahun 2018 di Pekanbaru, Riau, pekan lalu.

Sosialisasi Program KUR perdana yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian adalah dalam rangka mendorong percepatan realisasi penyaluran KUR. Hadir dalam acara ini stakeholders dari Kemenkop dan UKM, Kementerian Keuangan, OJK, bank penyalur KUR, serta perusahaan penjamin KUR.

Menurut Willem Pasaribu, untuk mendukung target realisasi penyaluran KUR tahun 2018 sebesar 120 triliun, pemerintah telah menetapkan Pagu Anggaran Subsidi KUR TA 2018 senilai Rp 13,66 yang terdiri dari subsidi Imbal Jasa Penjaminan (IJP) Rp 1,68 triliun dan subsidi bunga Rp 11,97 triliun

Kata dia Kemenkop dan UKM mencatat realisasi pembayaran subsidi IJP dan subsidi bunga KUR sepanjang 2017 senilai Rp 3,57 triliun dengan rincian, yakni Rp 414,34 miliar untuk subsidi IJP, dan Rp 3,16 triliun untuk subsidi bunga.

“ Dalam laitan itu, Kemenkop dan UKM juga memverifikasi terhadap jumlah tagihan subsidi bunga KUR sesuai data yang tercantum pada SIKP, serta melakukan penagihan subsidi bunga KUR sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku serta waktu yang telah ditentukan,” ujar Willem Pasaribu.

Sekadar diketahui realisasi penyaluran KUR sampai dengan 31 Desember 2017 sebesar Rp 96,71 triliun (91,23 persen) melalui 40 Lembaga Keuangan Penyalur (34 Bank, 4 Lembaga Keuangan dan 2 Koperasi) dengan jumlah debitur 4.086.971 orang.

Sedang jenis KUR yang disalurkan terdiri dari 5 sektor usaha, antara lain Sektor Perdagangan (58 persen). Sektor Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan (24 persen), Sektor Jasa (11 persen), Sektor Industri Pengolahan (5,5 persen) dan sektor perikanan (1,5 persen).(Yan) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.