Daerah

Pemprov Bali Kucurkan Bantuan Stimulus Usaha Bagi Koperasi Terdampak Covid-19

Pipnews.co.id, Denpasar – Kabar baik datang dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, melalui instansi ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah nengucurkan bantuan berupa stimulus untuk membantu usaha koperasi. Sedikitnya ada 758 koperasi binaan provinsi dan kabupaten/kota yang dapat bantuan stimulus itu.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bali I Wayan Mardiana mengatakan, pemberian bantuan stimulus ini, bertujuan untuk menunjang kelangsungan usaha koperasi akibat terdampak pandemi Covid-19. “Sesuai dengan keputusan Gubernur Bali stimulus ini untuk penyelamatan usaha ditebgah Covid-19,” kata I Wayan melalui siaran pers di Denpasar (2/6).

Secara rinci lanjut I Wayan, koperasi binaan provinsi yang mendapat bantuan sebanyak 93 koperasi, dan binaan kabupaten dan kota sebanyak 665 koperasi. Sementara untuk yang lainnya masih menunggu proses kelengkapan administrasi. Adapun nominal bantuan stimulus usaha koperasi binaan provinsi sebesar Rp 30 juta dan untuk masing masing koperasi binaan kabupaten dan kota sebesar Rp 10 juta.

Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan, akan ada 4.000 koperasi di pulau Dewata yang akan menerima stimulus usaha ini. Dengan catatan seluruh koperasi tersebut telah memenuhi syarat melalui proses verifikasi. Seperti aktifnya aktivitas koperasi, adanya alamat koperasi yang jelas, adanya pengurus dan jadwal kegiatan berjalan dengan lancar. “Stimulus ini diberikan, karena usaha koperasi kurang baik dalam hal pemasaran, sehingga diharapkan nantinya produksi bisa berkelanjuran setelah adanya stimulus,” jelasnya.

Masih lanjut Gubernur, stimulus ini dapat digunakan sebagai biaya operasional, seperti membayar listrik dan membayar gaji pegawai. Namun diakhir tetap ada pertanggungjawaban yang harus dilaporkan.

Salah seorang pengurus koperasi yang menerima bantuan, yaitu  I Nyoman Sudarsa, Ketua Koperasi Nawa Eka Cita Denpasar mengungkapkan, stimulus yang diterimanya dirasa sangat membantu kelangsungan usaha yang dikelolanya. Sebab sejak adanya Covid-19 penurunan pendapatan sudah mencapai 50% lebih. Di sisi lain, pihaknya tetap harus memberlakukan kebijakan relaksasi kepada anggota. “Kami di koperasi tetap berikan kemudahan cicilan kepada anggota, berupa kemudahan pembayaran pokok dan bunga kredit,” ujarnya. (Yan).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button