Periode 2016-2018 Kalteng Cetak Sawah Baru 22 Ribu Hektar

pipnews.co.id, Palangka Raya, 23 Januari 2018

Pencetakan sawah baru masih lazim terjadi di luar Jawa, seperti di Kalimantan. Salah satu daerah atau provinsi yang mempunyai program pencetakan sawah baru adalah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Hanya saja pada 2018 ini jumlahnya menurun dibanding tahun sebelumnya.

Program cetak sawah baru pada 2017 mencapai luas 4.600 hektar, tersebar di Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan, Sukamara, Katingan, Pulang Pisau, Kapuas, dan Barito Timur. Sedangkan pada periode 2018 hanya menargetkan mencetak sawah seluas 400 hektare yang difokuskan untuk dua kabupaten, yaitu Kabupaten Kapuas dengan luas 200 hektar dan Kabupaten Pulang Pisau juga 200 hektar. Pemilihan daerah ini dimaksudkan agar produksi padi di kedua kabupaten tersebut produksi padinya meningkat.

Demikian jelaskan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Dinas Tanaman Pangan, Hotikultura dan Peternakan, Provinsi Kalteng, Sumarli, kepada media di Palangka Raya, Sabtu (20/1).

Sumarli menambahkan program pencetakan sawah baru pada 2018 sebenarnya mengajukan anggaran untuk cetak sawah baru seluas 4.000 hektar, namun yang disetujui pemerintah pusat hanya 400 hektar.

“Program 2018 ini sebenarnya kita mengajukan program cetak sawah baru seluas 4.000 hektare, tetapi yang disetujui pusat hanya 400 hektare. Mengenai hal ini nanti akan kami bawa dalam rapat di tingkat nasional,” jelasnya.

Terkait dipilihnya Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas imbuh Sumarli karena masuk dalam kategori daerah penghasil padi terbanyak di Kalimantan Tengah.

Program pencetakan sawah baru itu tambah Sumarli, karena Pemerintah Provinsi Kalteng bertekad akan terus meningkatkan produksi padi dengan target menjadikan provinsi tersebut sebagai salah satu lumbung padi nasional.

Selain itu jelas dia, kecuali program cetak sawah baru pihaknya juga terus mengoptimalkan penggarapan sawah-sawah yang telah ada melalui penggunaan teknologi pertanian. “Kami akan terus memberikan bantuan kepada petani baik bibit, pupuk, maupun peralatan pertanian,” tegasnya.

Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun anggaran 2016 juga mendapat jatah cetak sawah baru seluas 17 ribu hektare, tersebar di sembilan kabupaten yang dalam pelaksanaanya dilakukan oleh TNI dan dibantu pemda setempat.

Ke-9 kabupaten yang mendapat jatah cetak sawah baru tersebut adalah Kabupaten Barito Selatan 2.000 hektar, Barito Utara dan Barito Timur masing-masing 1,500 hektar, Kapuas 1.000 hektare, Katingan 5.000 hektar, Pulang Pisau 4.235 hektare, Gunung Mas 1.200 hektare, Seruyan 575 hektar dan Kotawaringin Timur 200 hektare.

Dengan makin banyaknya sawah baru di Kalteng dicetak Sumarli mengharapkan akan menjadikan produksi padi di wilayah tugasnya mengalami peningkatan. “Selanjutnya tidak hanya jumlah produksi padi yang meningkat tapi kontribusi terhadap perekonomian masyarakat juga meningkat,” tutupnya. Dbs/AWes.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*