Prestasi Luar Biasa Kopdit Pintu Air

Kantor baru Kopdit Pintu Air yang diresmikan bersamaan RAT ke 24 Tahun Buku 2018. Kantor seluas 3.600 meter ini di bangun mandiri swadaya anggota senilai Rp. 20 milyar, prestasi luar biasa koperasi atas kemandirian dan kegotong-royonganya

Oleh: Dr. Agung Sudjatmoko

Pipnews.co.id, Di sebuah kampung perbukitan di Maumere Kabupaten Sikka NTT, 24 tahun lalu berdiri Kopdit Pintu Air, dengan modal dari 24 pendiri berkumpul membangun kesatuan ekonomi untuk memulai menjalankan koperasi. Dari ketiadaan saat itu dengan adanya keterbatasan modal, orang, mimpi dan ketidakyakinan.

Pelan tapi pasti para pendiri kopdit menjalankan usaha dan organisasinya.  Yakobus Jano sang ketua pendiri terus bergerak mengajak tetangga dan orang di sekitarnya untuk menjadi anggota koperasi. Dan kini setelah 24 tahun Kopdit Pintu Air telah menjelma menjadi koperasi yang membanggakan.

Prestasi prestisius telah ditorehkan, jumlah anggota yang mencapai 224.000 orang, aset mencapai 1 triliun, cabang 40 di NTT maupun di luar provinsi NTT telah di capai. Kesemua itu berkat ketekunan, keyakinan, dan bukti nyata kerja pengurus, pengawas dan manajemen kopdit bahwa hanya dengan berkoperasi kesejahteraan hidup bersama bisa dicapai.

RAT 24 Tahun Penuh Prestasi

Titik sejarah pencapaian tersebut diatas dicapai dengan ditandai pada penyelenggaraan RAT Kopdit tahun buku 2018. Pada RAT yang dilaksanakan tanggal 2 – 4 Mei 2019 di Kantor Pusat Kopdit Pintu Air.

Kegiatan tersebut juga di jadikan moment untuk meresmikan Kantor Pusat seluas 3.600 meter, senilai Rp. 21 milyar. Gedung bertingkat 3 dengan luas sebesar itu digunakan untuk kantor pusat, manajemen, aula dan lantai dasar digunakan untuk kantor cabang utama Kopdit Pintu Air bagi pelayanan anggota.

Bahkan di jajaran kopdit seluruh Indonesia pada tahun 2018 Kopdit Pintu Air berdasar jumlah anggota dan perkembangan usahanya masuk menjadi rangking 2 nasional, demikian disampaikan oleh Pengurus Inkopdit yang mewakili rapat anggota saat memberikan sambutanya.

Di Kabupaten Sikka ada 2 Kopdit yang masuk 5 besar nasional di kalangan koperasi kredit yaitu Kopdit Pintu Air yang peringkat ke 2 dan Kopdit Obor Mas peringkat ke 5. Ini menunjukan bahwa ditengah dinamika sosial dan bisnis yang ada koperasi kredit mampu menbangun kepercayaan dan kualitas usahanya untuk terus bertahan, berkembang dan membangun kesatuan ekonomi anggotanya. 

Rapat anggota yang dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT, Kadis Kopnakertrans Provinsi, pejabat di Kabupaten Sikka, gerakan koperasi, tokoh agama dan masyarakat serta 400 perwakilan anggota tersebut cukup meriah selayaknya pesta demokrasi atas keberhasilan dan prestasi Kopdit Pintu Air. 

Koperasi dan Tantangan di era Perubahan 

Dalam sambutanya Dr. Agung Sudjatmoko, MM menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Kopdit Pintu Air atas prestasinya.

“ Prestasi Kopdit Pintu Air yang membanggakan kita semua ini berkat kerja keras semua pihak, terutama anggota. Untuk itu selalu Pimpinan Dekopin maka saya memberikan pesan sebagai berikut: 1) jaga prestasi yg telah dicapai termasuk aset koperasi sebagai milik bersama untuk kesejahteraan bersama, 2) terus kembangkan produktivitas dan partisipasi anggota pada koperasi, karena maju mundurnya koperasi ada pada partisipasi anggota”.

Selain itu Agung berpesan bahwa eranya saat ini adalah era revolusi industri 4.0. Untuk itu koperasi harus mampu menjaga dinamika organisasi dan usahanya di era perubahan tersebut melalui sebagai berikut: a) fokus membangun bisnis sesuai dengan kebutuhan anggota, b) modernisasi manajemen koperasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya informasi teknologi, c) mengembangkan strategi, model dan pola bisnis dengan menangkap peluang bisnis yang berorientasi pada kebutuhan anggota dan d) kolaborasi bisnis koperasi dengan koperasi maupun pelaku usaha yang lain. Jika itu dilaksanakan dengan baik dan profesional maka akan menambah keyakinan manajemen koperasi yang mampu membangun kepercayaan anggota untuk anggota lebih loyal mencintai koperasinya, demikian ditekankan Agung mengakiri sambutannya. (Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.