Ridwan Kamil: Koperasi itu Model Perusahaan yang Spektakuler

Pipnews.co.id, Bekasi – Di jaman yang serba ekstrim seperti saat ini, pembangunan bisa juga menghasilkan jurang yang dalam. Antara kelompok masyarakat berpendapatan tinggi dengan mereka yang miskin jaraknya makin melebar. Akibatnya indeks gini rasio bangsa ini menjadi cukup tinggi. Untuk itu perlu ada upaya-upaya guna mendorong pertumbuhan sehingga kolompok-kelompok masyarakat berpenghasilannya tidak jauh timpang.

Solusinya tidak ada cara lain yakni dengan menggunakan perusahaan yang pemiliknya banyak atau satu perusahaan yang dimiliki banyak orang. Dia adalah koperasi. Biarlah jika perusahaan model PT (Perseroan Terbatas) hanya akan menguntungkan kelompok pemilik modalnya. Tetapi dengan membesarkan dan menggunakan koperasi sebagai alat untuk meningkatkan kesejahteraan, maka anggota atau masyarakat akan merasakan hasilnya dengan merata.

“Karena koperasi merupakan model perusahaan yang spektakuler. Maka dari itu generasi muda harus cerdas memanfaatkan koperasi sebagai wadah berbisnis,” tegas Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat dalam acara Peluncuran Program Koperasi Sekolah dengan tajuk Generasi Muda Koperasi dan Masa Depan yang Lebih Baik, di Haris Convention Hall Bekasi, Senin, (15/10).

Masih diungkapkan Gubernur Jawa Barat di hadapan ribuan guru dan siswa-siswi se-Bekasi Bogor dan Depok ini, sudah saatnyalah koperasi harus terhubung (conected) secara online dalam setiap layanan dan usahanya.

“Koperasi harus menjadi media yang modern dengan cara digitalisasi dalam kegiatan bisnisnya. Para siswa bergaulah dengan hal-hal positif melalui koperasi sekolah, belajar organisasi sekaligus bisnis manfaatkanlah media sosial untuk mendukung kegiatan koperasi sekolah” papar Kang Emil demikian sapaan akranya.

Tak ketinggalan orang nomor satu di Jabar ini juga seraya berkelakar dengan menanyakan kepada para siswa, siapa di antara mereka yang telah menjadi follower medsosnya.

Untuk menyukseskan programnya itu, Kang Emil pun telah memasang target. Setidaknya dalam lima tahun mendatang Jabar akan menjadi Propinsi Digital. Maka untuk mewujudkannya kata Kang Emil, tidak hanya semua kegiatan pemerintahan yang akan dilakukan secara digital, tetapi beberapa aspek dalam kegiatan ekonomi juga ditarget akan semarak dalam nafas kehidupan digitalisasi.

Terlebih sebagai gubernur yang milenial atau familier dengan dunia digital, Kang Emil pun dalam sambutannya tak lupa memaparkan data-data tentang pertumbuhan pasar digital yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada kesempatan tersebut Kang Emil juga tak alpa menjelaskan perihal konsep Jabar Masagi. Yang mana juga telah dikampanyekan beberapa waktu lalu sebagai slogan pembangunan di Jawa Barat. Tepatnya kata Emil Jabar Masagi adalah moto pembangunan yang bertumpu pada empat pilar sebagai pondasinya, yakni Pilar Agama, Pilar Budaya, Pilar Bela Negara dan Pilar Cinta Alam.

Selama masa kepemimpinannya Kang Emil yakin, empat pilar pembangunan manusia di Jawa Barat ini akan menuai hasil. Dengan demikian outpuntnya akan membawa Bumi Parahyangan akan lebih unggul, handal dan bermoral. “Tidak lagi masyarakat Jawa Barat akan mudah dipecah belah dengan berbagai isu-isu perbedaan” tandas Emil.

Adapun peluncuran Program Koperasi Sekolah ini merupakan upaya Pemerintah Propinsi Jawa Barat menyosialisasikan koperasi kepada para Siswa SMA/SMK di empat wilayah, yakni Kota/Kabupaten Bekasi, Kota Depok dan Kota Bogor.

Sedikitnya ada 60 sekolah yang akan menjadi sasaran dari sosialisasi tentang pentingnya berkoperasi bagi para siswa SMA/SMK. Program ini juga mendapat dukungan dari Bank BJB, dengan memberikan bantuan seperangkat komputer bagi Koperasi Sekolah untuk mendukung kegiatan-kegiatan koperasi. (Ilham N/Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.