Sambangi Pabrik Maspion, Khofifah Janji Tingkatkan Potensi Koperasi

Pipnews.co.id , Sidoarjo 13 Maret 2018

Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa menyambangi Pabrik Maspion I. Dalam kunjungannya, Khofifah berjanji meningkatkan potensi koperasi guna menunjang kesejahteraan karyawan.

“Koperasi ini merupakan sebuah gerakan masyarakat, format usaha bersama. Sehingga pemenuhan kebutuhan strategis bisa dipenuhi oleh koperasi,” ujar Khofifah di Pabrik Maspion I, Jalan Raya Aloha, Sidoarjo, Sabtu (10/3/2018).

Menurut Khofifah, hasil dari koperasi ini bisa digunakan untuk berbagai hal. Misalnya untuk menyiapkan pendanaan sekolah anak dan membantu merealisasikan rumah masa depan. Hal ini sama dengan yang dicanangkan Presiden Jokowi.

“Presiden punya program satu juta rumah untuk rakyat berpenghasilan rendah. Sementara koperasi bisa untuk menunjang ini,” tambah Mantan Menteri Sosial ini.

Dalam kunjungannya ke pabrik alat-alat rumah tangga ini, Khofifah mengaku penguatan ekonomi masuk ke dalam salah satu programnya, yakni Nawa Bhakti Satya. Dalam program ini ada dua yang ditonjolkan yaitu Jatim kerja dan Jatim Berdaya.

Misalnya pada Jatim Kerja, Khofifah menekankan pada kebutuhan pemenuhan lapangan kerja. Hal ini tak hanya diinisiasi secara mandiri melalui start up dengan pelaku ekonomi baru. Namun, juga perusahaan yang menerapkan pola padat karya.

“Maspion salah satu perusahaan yang menerapkan pola padat karya. Di sini, kami berharap karyawan yang diserap menjadi sangat signifikan,” ujar Khofifah.

Bagi Khofifah, Maspion mampu menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan, yakni di angka 30 ribu. Wanita yang aktif dalam organisasi Muslimat NU ini dalam programnya berencana, selain kebutuhan lapangan kerja bisa teratasi, industri manufaktur di Jatim bisa lebih maju.

“Kita berharap akan ada investasi yang masuk ke Jatim, baik investor lokal dan internasional,” ujarnya.

Hal ini, tambah Khofifah, lantaran dari informasi yang dia dapat, di Jatim ada dana ratusan triliun yang masih mengendap. Untuk itu Khofifah berharap dana-dana ini bisa diinvestasikan guna meningkatkan seluruh produktifitas di Jatim.

“Ketika tumbuh banyak investor, semoga dapat menerapkan format padat karya yang bisa membuka lapangan pekerjaan baru,” tambah Khofifah.

Sumber : Detiknews.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*