UMKM Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021 Dapat BPUM Rp 235 Miliar

Pipnews.co.id, Samarinda – Kerja keras Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H Isran Noor di masa pandemi Covid-19 membuahkan hasil yang sangat menggembirakan.  Bukan hanya melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19, tapi juga dalam kinerja pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Berkat koordinasi intensif yang terus dilakukan, tahun ini Kaltim mendapat alokasi Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 235 miliar yang akan disalurkan bagi 195.001 pelaku   UMKM penerima.

BPUM merupakan bantuan Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Koperasi dan UKM RI agar kinerja pelaku UMKM tetap eksis di tengah gempuran pandemi Covid-19.

“Syukur Alhamdulillah, berkat perjuangan Pak Gubernur kita mendapatkan alokasi BPUM untuk 195 ribu UMKM penerima dengan nominal Rp235 miliar. Angka yang sangat besar jika dibebankan kepada APBD. Syukur kita bisa medapatkannya lewat APBN,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kaltim HM Yadi Ribian Noor dalam keterangan pers di Samarinda (23/6).

BPUM dialokasikan pemerintah untuk membantu pelaku UMKM yang terdampak  pandeni. Di Kaltim sendiri terdapat tidak kurang 309.000  UMKM sab yang terdampak signufikan sekitar 60 persen UMKM.

Menurut Yadi, kalkulasi awal 60 persen dari 309.000 UMKM yang terdampak pandemi adalah 165.000 UMKM. Pemerintah kemudian memutuskan untuk memperluas cakupan penerima  BPUM menjadi 195.001 UMKM di Kaltim.

Secara rinci penerima BPUM di Kaktim terdiri dari Samarinda 42.805 penerima, Balikpapan 25.004 penerima, Bontang 14.276 penerima, Kutai Kartanegara 47.673 penerima, Kutai Barat 3.328 penerima, Kutai Timur 8.457 penerima, Paser 28.056 penerima, Penajem Pasir Utara 17.410 penerima, dan Mahakam Ulu 78 penerima. “BPUM disalurkan melalui Bank BRI dan Bank BNI,” pungkasnya. (Yannes).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.