Daerah

Wagub Jatim Emil Dardak: Nganjuk Dikembangkan Jadi Kawasan Industri Baru Seluas 2.105 Hektare

Pipnews.co.id, Jakarta – Provinsi Jawa Timur tengah mengembangkan Kawasan Industri Nganjuk (KING) yang diharapkan mampu mengembangkan perekonomian di daearah itu.

“KING akan menjadi pusat kegiatan industri di Kabupaten Nganjuk yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana dan fasilitas penunjang,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam siaran.pers bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di Jakarta (28/2).

Provinsi Jawa Timur tengah mengembangkan Kawasan Industri Nganjuk (KING) yang diharapkan mampu mengembangkan perekonomian di daearah itu.

Emil menjelaskan, kawasan industri tersebut memiliki luas 2.105 hektare. Terbagi menjadi empat wilayah, KING 1 memiliki luas 660 hektare yang lokasinya berada di Kecamatan Nganjuk, Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Sukomoro. KING 2 seluas 341,5 hektare berada sebagian Kecamatan Lengkong dan Kecamatan Jatikalen.

Sementara KING 3 memiliki luas 237 hektare yang sevagian terletak di Kecamatan Jati Kalen, dan KING 4 seluas 866,5 hektare berada di Kecamatan Gondang.

Menurut Emil, kawasan industri ini akan memiliki fasilitas penunjang lengkap yang berwawasan lingkungan dan diharapkan akan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian di Jawa Timur secara signifikan,’ ujar Emil.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta, pengembanga kawasan industri KING bisa bersinergi dengan program strategis nasional (PSN). Antara lain Bendungan Semantok, Bendungan Nargopatut dan Tol Nganjuk-Kediri-Tulungagung.

“Pengembangan ini harap disinergikan dengan program strategis nasional,” kata Luhut. Seraya menambahkan, termasuk dengan proyek jalan Selingkar-Wilis dan pengembangan kawasan Pantai Selatan pulau Jawa. (Yannes).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button