Kaderisasi Koperasi bagi Generasi Muda Tk SMA/ SMK Se-Jawa Barat

Pipnews.co.id, Bandung 16 Oktober 2018

Dalam upaya memperluas sosialisasi koperasi dikalangan generasi muda, Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil telah melaunching kaderisasi koperasi bagi siswa/siswi tingkat SMA dan SMK se-Jawa Barat. Kegiatan ini digelar di Convention Hall Hotel Haris Summarecon Kota Bekasi (15/10/2018).

Hadir dalam acara ini para petinggi di daerah itu, antara lain DPRD Provinsi Jawa Barat, DPRD Kota Bekasi, Para SKPD se Jawa Barat, Dekopinwil Jawa Barat dan Dekopinda se-Jawa Barat, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah SMA/ SMK Se- Jawa Barat, perwakilan guru serta pelajar SMA dan SMK di Wilayah II dan III Jawa Barat.

Mengutip Humas Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Kegiatan ini merupakan rangkaian   Sosialisasi Perkoperasian di lingkungan SMA dan SMK Se-Jawa Barat yang diikuti 18.000 orang peserta. Mereka berasal dari 60 SMA dan SMK di Jawa Barat. Kaderisasi ini berlangsung selama 10 hari (6-15 Oktober 2018).

Saat launching dilakukan Ridwan Kamil secara simbolis telah menyerahkan Personal Komputer (PC) untuk operasional Koperasi Siswa/Kopsis, penganugerahan Duta Koperasi bagi empat (4) orang pelajar perwakilan dari Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Depok dan Kota Bogor serta penandatanganan prasasti Launching Kaderisasi Generasi Muda tingkat SMA dan SMK se-Jawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengatakan, kaderisasi koperasi ini dimaksudkan sebagai upaya menyelaraskan pendidikan koperasi dengan pengembangan sekolah sehingga menjadi hubungan yang saling menguntungkan. Koperasi siswa dapat dijadikan sumber dan media pembelajaran bagi para siswa untuk  pengembangan ekonomi bagi dirinya maupun masyarakat luas.

“Sebagai media pembelajaran yang inovatif, keberadaan koperasi siswa dapat dijadikan laboratorium ekonomi oleh siswa. Guru mengarahkan, mendampingi dan membina siswa untuk berperan aktif menjalankan kegiatan koperasi. Kegiatan tersebut berupa produksi, penjualan dan tatakelola keuangan. Lambat laun kompetensi siswa terasah dengan sendirinya melalui koperasi siswa,” ujarnya di sela acara lounching.

Dalam pencerahannya Ridwan Kamil mengatakan, Launching Kaderisasi Koperasi bagi pelajar SMA dan SMK se Jabar, akan menjadi ujung tombak Indonesia kedepan, guna melanjutkan pembangunan ekonomi negeri ini. Amanat Pasal 33 UUD 1945 menegaskan, koperasi harus menjadi soko-guru perekonomian nasional, yang artinya harus lebih depan lebih maju dan menguasai perekonomian Indonesia.

Mengutip UU No. 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian lanjut gubernur, Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

“Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945,” kata Ridwan. Seraya menambahkan Jawa Barat memiliki koperasi  aktif 15.239 unit dan UMKM + 9,1 juta unit.

Gubernur berharap, melalui lounching ini, Koperasi siswa di masing-masing sekolah mampu mendorong para siswa untuk lebih berkarya. Sebagai generasi milenial para siswa dituntut untuk mampu mendorong koperasi lebih maju dan berkembang secara lebih modern. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.