RUU Perkoperasian Disahkan Pekan Depan



Pipnews.co.id, Jakarta – Gerakan Koperasi Indonesia meminta kepada DPR dan pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Perkoperasian. Permintaan ini bukan tanpa alasan, mengingat perkembangan dunia usaha, termasuk koperasi sangat dinamis. Untuk itu perlu diimbangi dengan tatanan dan regulasi yang mampu mengimbangi kondisi tersebut.

Demikian disampaikan Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren), Mohamad Sukri saat menemui Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo, bersama elemen gerakan koperasi di ruang kerjanya, Kamis, (5/9).

Sukri menambahkan, RUU tersebut sudah lengkap dan aspiratif untuk koperasi Indonesia, yang perkembangannya begitu dinamis. “RUU Perkoperasian ini telah disusun secara bottom up untuk menggantikan UU 25/1992 yang sudah terlalu lama,” tegas Sukri, yang namanya sering disebut-sebut bakal menjadi menteri koperasi.

Sementara itu Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), di hadapan Gerakan Koperasi Indonesia yang diantaranya diwakili Inkoppol, Inkoponten, Inkoveri, Inkopkar, Gakoptindo, Inkoneli, Inkopanisa, dan beberapa induk koperasi lainnya, mengaku paham dengan kegusaran gerakan koperasi. Perihal RUU Perkoperasian yang tidak juga disahkan. Padahal menurutnya UU yang lama sudah berusia 27 tahun.

Karenanya politisi Partai Golkar itumenjanjikan proses pengesahan menjadi UU Perkoperasian akan digelar pada 13 September. Dia pun mengatakan akan meminta kepada Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri terkait untuk hadir dalam pengesahan itu. “Saya minta Ketua Panja RUU Perkoperasian Pak Innas (Inas Nasrullah) agar dipastikan proses itu berlangsung. Jangan ditunda-tunda lagi, kasihan rakyat dan anggota koperasi sudah lama menantikan hal tersebut,” tandas Bamsoet.

Pada kesempatan itu Inas Nasrullah juga mengamini permintaan Bamsoet. Inas berjanji akan segera merampungkan pembahasan tersebut. Bahkan Wakil ketua Komisi VI itu, menyebut UU Perkoperasian sudah sangat dibutuhkan bagi para pegiat Koperasi. “Jika ada kelompok masyarakat yang tidak setuju terhadap RUU Perkoperasian, saya meyakini itu dari kelompok rentenir “berbaju” koperasi,” pungkasnya. (Slamet AW).

Gerakan Koperasi saat diterima Ketua DPR-RI, Bambang Soesatyo/dok.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.