Agus Muharram: Tanpa Wirausaha Pengangguran Bisa Membludak

Pipnews.co.id, Jakarta – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menyatakan bahwa wirausaha atau entrepreneurship bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia. Bahkan, dengan menjadi wirausaha maka akan tercipta lapangan kerja baru di Tanah Air.

Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM (Sesmenkop UKM) Agus Muharram mengatakan, pekerjaan di sektor formal yang ada di Tanah Air tidak bisa menampung seluruh penduduk usia kerja yang ada di Tanah Air. Karena itu, wirausaha bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut.

“Strateginya sekarang menjadi wirausaha. Tanpa wirausaha maka pengangguran akan membludak,” ujar Agus dalam acara Roundtable Discussion Diginesia 2018 bertajuk “UMKM Prospect and Challenges in Millenial Era” di Gedung SINDO, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Agus juga mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi saat ini sudah tidak bisa dibendung lagi. Jika tidak mengikuti perkembangan tersebut, maka Indonesia akan tertinggal.

Dia menjelaskan, sejatinya manusia telah melewati tiga gelombang. Gelombang pertama, di era sebelum 1700-an manusia masih belum masuk industrialisasi dan manusia bekerja masih secara tradisional.

“Itu mereka pertanian tradisional pakai kerbau, pacul. Belum ada industri. Kemudian, memasuki era 1700-an ditemukan mesin uap dan masuklah masa revolusi industri. Dan era gelombang ketiga, era industrialisasi dengan menggunakan teknologi informasi. Dan sekarang zamannya industri 4.0. Dimana teknologi informasi dikembangkan jadi teknologi robotik, serba otomatis,” imbuh dia.

Di era industri 4.0 saat ini lanjut Agus,, semua sudah serba otomatis. Bahkan, China baru-baru ini mengeluarkan produk CCTV yang disembunyikan di dalam bohlam.

“Jadi dunia sudah sangat terbuka. Tidak ada lagi yang bisa membendung kemajuan teknologi kecuali perundangan dan diri kita sendiri. Jumlah masyarakat Indonesia ada sekitar 265 juta di akhir 2018 diperkirakan. Dan 108 juta-110 juta itu generasi milenial,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno yang juga ikut sebagai pembicara menyebutkan, bahwa saat ini masih ada 300 ribu penduduk di Jakarta yang menganggur. 38% di antara mereka bahkan merupakan lulusan SMK.

Menurut Sandiaga, wirausaha memang menjadi salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut. Terlebih dengan adanya fenomena digital yang terjadi saat ini.

“Di Jakarta ini dari datanya menunjukkan employementnya masih memprihatinkan. Ada lebih dari 300 ribu yang menganggur, 38% lulusan SMK. Beruntung ada Gojek, Tokopedia dan lainnya, bisa menyerap lapangan kerja,” papar Sandiaga. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.