Awal Tahun Depan Perumahan Bangunan Inkopkar Siap Diresmikan Presiden

Pipnews.co.id, Jakarta – Koperasi mampu meredam gejolak yang terjadi di perusahaan dimana karyawan bekerja. Biasanya mereka juga sudah menjadi anggota koperasi. Koperasi biasanya akan menjembatani kebutuhan anggota yang sulit diwujudkam menjadi mudah.

Kebutuhan akan perumahan misalnya, jika karyawan mengumpulkan dana untuk uang muka, akan menyita waktu. Tetapi dengan talangan dari koperasi anggota tinggal duduk manis karena segala urusan akan dihandle oleh koperasi. “Pokoknya karyawan ngertinya beres dan tinggal dipotong gaji setiap bulan,” ujar Firman salah satu pengurus koperasi karyawan di bilangan Cakung, Jakarta Timur, pada Pipnews.co.id belum lama ini.

Lebih lanjut ia menambahkan, koperasi itu dapat memperpendek waktu anggota mewujudkan tujuan atau cita-citanya. Tidak lain koperasi yang menyediakan dananya, kapan perlu anggota tinggal mengajukan. Anggota pun dapat memiliki barang atau aset tanpa menunggu lama.

Tentu saja itu cerita bagi yang koperasinya sehat di perusahaan yang juga peduli terhadap koperasi. Sebab kata Firman tak tertutup kemungkinan tidak sedikit perusahaan yang di dalamnya hanya terdapat koperasi sekedar ada. Sehingga boro-boro untuk menghandle perumahan untuk menangani kebutuhan sembako saja kadang tak bisa dipenuhi.

Wajar jika karyawan mudah terhasut untuk demo atau menuntut hak-hak lainnya yang dihambat. Seperti belum lama ini misalnya ada demo besar-besaran buruh dalam memperingati Mayday 1 Mei 2018, semua keluhan disuarakan termasuk perumahan.

Berhubung mereka menyuarakan juga sekalanya nasioal, maklum kalau petinggi induk koperasi karyawan juga cepat merespon keluhan tersebut. Yakni pada Kamis (17/5) Ketua Umum Induk Koperasi Karyawan (Inkopkar), Fadel Muhamad menjawab tuntutan para buruh yang terjadi lewat demo besar-besaran beberapa waktu lalu terkait perumahan.

Dimana Ketum Inkopkar itu menemui Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI, Sofyan Djalil, guna menyampaikan dua program Inkopkar. Disampaikan Fadel, program yang telah dicanangkan Inkopkar di antaranya adalah perumahan untuk karyawan, dan distribusi bahan pokok melalui koperasi-koperasi primer di tiap-tiap perusahaan.

Lebih lanjut Fadel menambahkan bahwa program organisasi yang dipimpinnya itu mendapat sambutan baik dari Menteri ATR. Dimana Sofyan seperti diakatak Fadel, menyatakan akan membantu Inkopkar dalam sertifikasi lahan. Selain itu, Menteri ATR juga menugaskan BPJS untuk membantu Inkopkar dalam nerealisasikan program perumahan untuk karyawan tersebut.

Fadel menambahkan luas lahan yang dimiliki Inkopkar untuk program tersebut yakni seluas 13,5 hektare di Jakarta dan 24 hektare di Jawa Timur. “Disitu sudah bisa dibangun puluhan ribu rumah,” jelasnya pada media.

Menyadari rumah merupakan kebutuhan pokok bagi karyawan, Inkopkar yang memiliki anggota sebanyak 20 ribu orang ini, menargetkan awal tahun depan perumahan karyawan sudah diresmikan oleh Presiden.
Fadel berharap pada awal tahun 2019 ada perumahan karyawan yang diresmikan Presiden sebagai pilot project perumahan karyawan, baik di Jakarta maupun di Jawa Timur.

Adapun terkait pendanaannya, Fadel mengungkapkan kalau pihaknya kini sudah bekerja sama dengan BTN dan Dana Reksa dengan misi tak kalah besar yakni akan membuat lembaga pembiayaan perumahan sendiri. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.